A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Harga DPR Ditentukan Suara Sah Dibagi Jumlah Kursi - Tribun Medan
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Harga DPR Ditentukan Suara Sah Dibagi Jumlah Kursi

Selasa, 23 April 2013 23:53 WIB


Laporan Wartawan Tribun Medan/Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
- Harga satu kursi baik DPR, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota dihitung berdasarkan suara sah di suatu daerah pemilihan kemudian dibagi dengan jumlah kursi yang ada disetiap dapilnya.

Komisioner KPU Sumut Surya Perdana Ginting mencontohkan, misalnya di suatu dapil suara sahnya berjumlah 100 ribu suara dan terdapat 10 kursi didapil dimaksud. "Maka perhitungannya 100 ribu suara dibagi 10 kursi, hasilnya 10 ribu. Jadi, 10 ribu itulah harga satu kursi didapil tertentu. Ini lah yang disebut dengan Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) untuk menentukan harga kursi," terang Surya kepada www.tribun-medan.com, Selasa (23/4/2013).

Untuk memperebutkan 100 kursi di DPRD Sumut, telah dibagi menjadi 12 Dapil (Dapil Sumut 1-Sumut 12). Dan pada 12 dapil ini telah ditentukan berapa kursi masing-masing. Maka itu, berbeda-beda cara menghitungnya nanti. Namun, dasarnya adalah BPP tadi," katanya.

Sedangkan sisa suara, bila seorang caleg dari partai tertentu kelebihan suara setelah mendapatkan harga satu kursi, maka sisa suaranya akan dilimpahkan kepada caleg suara terbanyak kedua di partai yang sama.

"Contohnya saat Pemilu 2009 lalu, Pak Abdul Wahab Dalimunthe memperoleh suara terbanyak sekitar 100 ribu lebih. Sisa suaranya diberikan kepada suara terbanyak dibawahnya dalam satu partai, begitu seterusnya," katanya.

Senada, Nurlela Djohan, Komisioner KPU Sumut lainnya mengatakan, harga kursi setiap dapil berbeda.

"Tergantung suarah sah di setiap dapil. Misalnya untuk DPR RI, pada Dapil Sumut I, jumlah pemilihnya kita misalkan sebanyak 2 juta pemilih. Nah, nanti dari jumlah 2 juta pemilih ini realisasi partisipasi pemilihnya berapa, misalnya hanya 50 persen partisipasi pemilih dan kita anggap suaranya sah semua. Maka, suara sah 1 juta dibagi 10 kursi, hasilnya 100 ribu persatu kursi," Nurlela merincikan.

Ia mengatakan, untuk harga kursi akan sangat tergantung dengan partisipasi pemilih dan suara sah. "Kalau tingkat partisipasi pemilih tinggi, maka akan lebih mahal harga kursinya," ujarnya.

Nurlela memperkirakan, satu kursi untuk DPR RI memerlukan 150 ribu-an suara. "Itu bila partisipasi pemilih kita prediksi 70 persen," ujarnya.

Sedangkan, untuk calon DPD sama halnya. Suara terbanyak akan bisa melenggang ke Senayan.

"DPT (Daftar Pemilih Tetap) pasti akan dimutakhirkan lagi, mungkin dilakukan April 2014. Tentu ada pertambahan jumlah pemilih," katanya. (fer/tribun-medan.com)
Penulis: Feriansyah
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
362502 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas