Rabu, 29 Juli 2015
Home » Sumut

Harga DPR Ditentukan Suara Sah Dibagi Jumlah Kursi

Selasa, 23 April 2013 23:53

Laporan Wartawan Tribun Medan/Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga satu kursi baik DPR, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota dihitung berdasarkan suara sah di suatu daerah pemilihan kemudian dibagi dengan jumlah kursi yang ada disetiap dapilnya.

Komisioner KPU Sumut Surya Perdana Ginting mencontohkan, misalnya di suatu dapil suara sahnya berjumlah 100 ribu suara dan terdapat 10 kursi didapil dimaksud. "Maka perhitungannya 100 ribu suara dibagi 10 kursi, hasilnya 10 ribu. Jadi, 10 ribu itulah harga satu kursi didapil tertentu. Ini lah yang disebut dengan Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) untuk menentukan harga kursi," terang Surya kepada www.tribun-medan.com, Selasa (23/4/2013).

Untuk memperebutkan 100 kursi di DPRD Sumut, telah dibagi menjadi 12 Dapil (Dapil Sumut 1-Sumut 12). Dan pada 12 dapil ini telah ditentukan berapa kursi masing-masing. Maka itu, berbeda-beda cara menghitungnya nanti. Namun, dasarnya adalah BPP tadi," katanya.

Sedangkan sisa suara, bila seorang caleg dari partai tertentu kelebihan suara setelah mendapatkan harga satu kursi, maka sisa suaranya akan dilimpahkan kepada caleg suara terbanyak kedua di partai yang sama.

"Contohnya saat Pemilu 2009 lalu, Pak Abdul Wahab Dalimunthe memperoleh suara terbanyak sekitar 100 ribu lebih. Sisa suaranya diberikan kepada suara terbanyak dibawahnya dalam satu partai, begitu seterusnya," katanya.

Senada, Nurlela Djohan, Komisioner KPU Sumut lainnya mengatakan, harga kursi setiap dapil berbeda.

Halaman12
Penulis: Feriansyah
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas