Keluarga Cemy Tolak Wartawan di Rumah Sakit

Satu orang korban keributan antar warga Lembaga Pemasyarakat

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli


Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu orang korban keributan antar warga Lembaga Pemasyarakat Tanjung Gusta, Cemy als Alexander, di rawat di RSU Bina Kasih Medan, Jumat (26/4/2013). Pihak rumah sakit menolak memberikan izin kepada wartawan untuk meliput kondisi Cemy yang diketahui mengalami luka di kepalanya.

RSU yang beralamat di Jl Jend TB Simatupang No 148 Sunggal ini didatangi beberapa wartawan untuk mengetahui kondisi korban yang dirujuk sesaat setelah pecahnya bentrok di LP Tanjung Gusta. "Kami bukan tidak mau bang, hanya saja pimpinan mengatakan tidak boleh. Mana berani kami," ujar Halma Barus, bersama rekannya Ismail sebagai security di rumah sakit itu.

"Ini perintah pimpinan bang, kalau dibilang boleh, kami juga ga bisa menolak," ujar Halma menegaskan pesan pimpinannya. Yang kemudian dikuatkan beberapa security yang tengah berjaga di pintu masuk rumah sakit.

Setelah menunggu beberapa waktu kemudian, Tribun kembali menanyakan kepada Halma, namun ia tetap menolak. "Keluarganya juga tidak memberikan bang, tadi pun dilarang di foto-foto," ujarnya. Palma mengatakan, Cemy ditemani dua orang pria. "Bapaknya dan adeknya mungkin," ujarnya.

Sementara itu, sesuai dengan informasi yang dihimpun Tribun sesuai dengan laporan kepolisian tentang kronologis kejadian tersebut berawal dari penagihan hutang piutang Rp 400 ribu sesama warga LP.

Pada hari Kamis Roy Tarigan (warga binaan LP) menangih hutang dengan Asiong kemudian hutang sebesar Rp 400 ribu, dibayar oleh Asiong. Namun Roy Tarigan beserta rekannya melakukan pemukulan terhadap Asiong.

Pada hari Jumat tanggal 26 April 2013, Suprianto rekan satu kamar Asiong menanyakan permasalahan pemukulan tersebut kepada Roy Tarigan, namun di jawab oleh Roy Tarigan "suka suka aku, apa urusanmu", dan Supriyanto di dipukul oleh Roy Tarigan beserta rekannya.

Akibat pemukulan tersebut terjadi keributan di lapangan tengah LP antara kelompok Supriyanto dan Roy Tarigan, akibat kejadian tersebut 1 org Kelompok Supriyanto an. Mardiansyah mengalami luka tikam pada punggung bawah sebelah kiri.

Sekira pukul 11.00 wib kembali terjadi keributan di lapangan tengah LP antara kedua kelompok, akibatnya 1 orang kelompok Roy Tarigan an. Cemy als Alexander mengalami luka pada kepala dan di bawa ke Rumah Sakit Bina Kasih. (afr/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved