Mori Mengaku Kamarnya Sering Digedor Korban

Mori Abiaksa Nasution (19) warga Perumahan Bandala Asri

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan |


Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-  Mori Abiaksa Nasution (19) warga Perumahan Bandala Asri Tanjung Morawa yang penjadi perampokan serta pembunuhan terhadap M. Sofi Gultom mengaku kerap mendapat hal hal yang tidak wajar setelah malam hari. Hal ini karena saat melakukan penggorokan leher korban dirinyalah yang melakukannya.

Pintu kamarnya kerap kali digedor gedor sehingga membuatnya terus ketakutan.

" Sebenarnya aku sudah mau juga bang nyerahkan diri, cuma karena mamakku sakit sakitan jadi gak mungkin aku ke Polisi. Aku takut makin parah pula nanti sakitnya,"ujar Mori yang ditemui di Polsek Percut Seituan, Minggu, (19/5/2013).

Ia mengatakan nekat melakukan aksi perampokan karena terdesak uang. Karena saat itu tersangka Ulil Azmi mengajaknya, dirinyapun menyetujuinya.

" Pas gak ada duit ya maulah, Sebenarnya awalnya kami gak mau kami bunuh cuma mau kami tinggalin aja dia (korban) di Sungai ular, sudah ada rencana waktu itu tapi karena minyak gak ada jadinya gak jadi,"kata Mori.


(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved