Pembunuh Mengaku Didatangi Korbannya
Mori Abiaksa Nasution (19) warga Perumahan Bandala Asri Tanjung
Penulis: Indra Gunawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Mori Abiaksa Nasution (19) warga Perumahan Bandala Asri Tanjung Morawa dan Ulil azmi (25) warga Asrama Polisi Jln HM Joni Medan berhasil dibekuk oleh Polsek Percut Seituan Sabtu, (18/5/2013) malam setelah melakukan aksi perampokan di Jl Kongsi 6 Kampung Agas Desa sampali Kecamatan Percut Seituan. Dalam beraksi selain mengambil sepeda motor dan ponsel korban mereka juga menggorok leher korbannya, M Sofi Pertama Gultom (14) yang merupakan warga Jln Datuk Rasyik Kecamatan Percut Seituan.
Akibatnya tidak lama setelah kejadian siswa SMP kelas II itupun meninggal dunia. Saat ditemui dikantor Polisi, Minggu, (19/5/2013) kedua pelaku inipun mengaku telah menyesali perbuatannya.
Keduanya juga selama ini mengaku tidak tenang karena terus dibayang bayangi oleh almarhum yang masih duduk dibangku kelas II SMP tersebut. Salah satu tersangka, Mori mengatakan kalau dirinya setiap malam dibayang bayangi oleh korban.
Karena dirinya adalah eksekutor penggorokan iapun di minta dalam mimpi untuk menyerahkan diri kekantor polisi.
" Aku disuruh gorok karena permintaan bang Ulil, dia katanya gak berani, akupun gak berani sebenarnya cuma karena sudah terdesak kali kuapain aja pakai pisau, tapi tiap malam aku dimimpiin aja sama korban. Disuruh nyerahkan diri. Ada juga pernah mimipi kalau gantian dia yang menggorok aku,"ujar Mori.
(dra/tribun-medan.com)