Ada Desa Perlis Di Pangkalan Berandan, Sumut.

Menurut Adnan Jahaya Presiden Club Media Perlis (CAMPs) mengutarakan

Tayang:


Laporan Wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUN-MEDAN.com, PERLIS - Menurut Adnan Jahaya Presiden Club Media Perlis (CAMPs) mengutarakan bahwa tidak banyak perbedaan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia. “wajar saja di Perlis juga banyak orang dari Indonesia seperti Aceh dan Jawa, mereka sudah tinggal lama di sini dan membawa kebudayaan mereka,” katanya di Perlis, Malaysia, Minggu (19/5/2013).

Ini mengakibatkan terjadi akulturasi baik dari segi kebudayaan maupun perkawinan antara kedua negara. Tidak hanya orang Indonesia banyak menetap di Perlis, Malaysia. Namun juga warga Perlis di Sumatera Utara.

Adnan mengaku sudah berkali-kali mengunjungi Indonesia untuk berkunjung ke kerabatnya di Medan, bahkan terkadang datang untuk mencari bahan materi liputannya untuk kantor berita Bernama, Malaysia.

Ia menceritakan di Sumatera Utara terdapat Kampung Melayu yang diberi nama Desa Perlis di Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat. Asal mula desa tersebut kenapa di beri nama Desa Perlis, karena dulunya didirikan oleh para nelayan dari Negeri Perlis yang terdiri dari lima orang. Mereka mencari ikan kemudian terdampar sampai ke Pulau Sumatera.

“Mereka dari Perlis untuk mencari ikan di lautan, namun kemudian mereka terdampar hingga sampai di bibir pantai Pangkalan Berandan sekarang. Kemudian daerah itu dinamakan Desa Perlis,” ujar Adnan.

Untuk mencapai desa tersebut, ia mengaku harus terlebih dulu menyeberangi sungai Babalan menggunakan boat. Namun sekarang di desa tersebut sudah didiami oleh hampir 5 ribu kepala keluarga.
Saat mengunjungi desa tersebut terakhir kali, ia mengaku banyak orang tua di desa tersebut masih menuturkan logat bahasa dari Perlis. Namun kalangan anak muda sudah tidak menggunakan logat tesebut, “saya tidak tahu mungkin karena bahasa pengantar pendidikan di sekolah sudah banyak menggunakan bahasa Indonesia popular, jadi mereka malu gunakan bahasa logat Melayu Perlis,” katanya.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved