Emas Atau Forex ?

Minat investasi Forex di pasar pertukaran mata uang asing tampaknya

Tayang:

Laporan Wartawan Tribun Medan / Eris Estrada Sembiring

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Minat investasi Forex di pasar pertukaran mata uang asing tampaknya mulai menggeser emas. Turunnya harga emas dinilai menjadi pemicu meningkatnya tren investasi berjangka pada perdagangan valuta asing ini. Pengamat investasi pasar modal dari Universitas Sumatera Utara, Rahmadi mengatakan, penurunan harga emas sepanjang tahun ini cukup tajam. Harga emas PT Aneka Tambang yang juga mengalami penurunan turut berdampak pada perdagangan emas di bursa investasi ini. Meski di bursa masih kinclong, namun peningkatan trader untuk investasi forex juga meningkat.

“Saat ini cenderungnya para trader sendiri yang memilih beralih ke mata uang karena komoditi utama emas jelas mengalami pelemahan. Jadi para trader kurang berani berspekulasi,” ujarnya. Beberapa mata uang yang paling diminati antara lain Euro (EUR, Pound Sterling (GBP), Franc Swiss (CHF), Jepang (YEN) dan Australia Dollar (AUD).

Namun meski harga emas turun lebih dari 20 persen  di tahun ini, Roby Darmawan tetap menganjurkan agar investor tetap mengoleksi investasi emas demi kebutuhan jangka panjang. “Penurunan emas belakangan ini hanya merupakan fenomena sesaat saja, namun emas tetap bakal naik juga pada akhirnya,” katanya.

Penurunan harga emas saat ini, diakuinya merupakan kerugian bagi mereka yang sudah menaruh investasinya di emas fisik. Namun hal ini juga merupakan kesempatan untuk investor baru mulai berinvestasi di emas fisik karena justru waktu yang tepat adalah disaat harga sedang turun. Karena dalam jangka panjang emas diyakini akan naik kembali.

(ers/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved