Biar Jauh Tetap Bersyukur
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan Robinson Sitorus, memaknai pindahnya ia ke Ambon,
MEDAN, TRIBUN-MEDAN.COM- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan Robinson Sitorus, memaknai pindahnya ia ke Ambon, Maluku, sebagai bentuk penghargaan institusi terhadapnya. Hal itu ia sampaikan saat ditanya seputar perpindahannya ke Ambon, paska diterbitkannya SK pengangkatan jabatan oleh pimpinan di Kejaksaan Agung (Kejagung).
Ia mengakui, Ambon memang sangat jauh dari Medan, Sumut. Tetapi ia memaknai hal tersebut sebagai amanah dari jabatan yang diembannya. "Bahwa benar Ambon, sangat jauh dan masyarakatnya berkarakter keras. Tetapi karena jabatan amanah tentu sama mau. Jabatan ini banyak diinginkan orang. Ini kan promosi, kita harus bersyukur. Jauh tetapi harus bersyukur dan ambil hikmah," urainya, Sabtu (25/5).
Robinson yang saat dihubungi via selulernya mengaku sedang berada di Ambon, juga menyatakan karakter masyarakat yang keras sebenarnya tergantung dari setiap individu memaknainya. "Keluarga kan masih banyak di sini (Sumut). Tetapi kita lihat lah nanti. Ni saya sedang ada di Ambon. Besok (hari ini) balik ke Medan," ujarnya.
Pria asal Pekanbaru, Riau, ini pun menjeleskan, lebih kurang satu tahun menetap di Medan dan bertugas di Kejari Medan, ia memperoleh kesan berharga. Dirinya menilai, Medan, meski memiliki ragam suku dan agama tetap menghargai satu dan lainnya. "Siapapun bisa dekan juga termasuk insan pers seperti teman-teman," ujarnya.
Bagaimana dengan sang istri, apakah kaget dengan promosi jabatannya yang begitu jauh? "Tidak juga. Gimana sih, ini kan promosi. Ribuan orang saingan saya untuk mendapat promosi ini. Ambon kan masih Republik Indonesia juga," ujarnya.
Di Ambon, Maluku, Robinson menjelaskan akan menduduki jabatan sebagai Koordinator Bidang Pidana Khusus di Kejati Maluku. Ia pun menjelaskan, sudah menginjakkan kaki di Ambon untuk melihat situasi kantornya kelak. Sekitar dua pekan lalu, ia menjelaskan mendapatkan SK promosi. Dengan demikian, kurang dari satu bulan lagi kursi Kasi Pidsus Kejari Medan akan digantikan. "Saya tidak tau siapa yang menggantikan saya. Itu semua tergantung dari pusat," urainya.
Robinson sendiri dikenal kerap hadir di gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan, untuk menyaksikan persidangan-persidangan dengan terdakwa dugaan korupsi yang menyita perhatian publik. Kadang kala, ia pun menyempatkan diri untuk membacakan dakwaan pada persidangan pertama perkara-perkara tertentu.
(irf/tribun-medan.com)