A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kebakaran di SM Raja, Seorang Bocah Tewas - Tribun Medan
Rabu, 26 November 2014
Tribun Medan

Kebakaran di SM Raja, Seorang Bocah Tewas

Minggu, 26 Mei 2013 21:51 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
- Sebuah rumah berlantai dua yang berada di Jalan Sisimangaraja terbakar. Akibatnya satu orang penghuni rumah, Andika Fahlevi (7) tewas di duga kehabisan napas. Rumah berdindingkan papan yang berada sekitar 50 meter dari simpang Juanda di duga terbakar akibat api kompor yang digunakan untuk menempel ban menyambar bensin.

"Kayaknya karena bensin yang dituang menyambar api kompor yang digunakan untuk menambal," ujar Abdul Pranata keluarga Korban.

Menurut pria yang akrab disebut Abdul ini, sebelum peristiwa tersebut terjadi Indah, Kakak korban tengah menuangkan bensin dari dua jerigen yang baru dibelinya untuk dituangkan ke dalam botol plastik.

"Waktu itu dia lagi nuang bensin ke dalam botol yang baru dibelinya. Kan semalam malam minggu banyak yang beli," ujarnya kepada Tribun, Minggu (26/5/2013)$

Namun hingga rumah tersebut ludes ia masih belum yakin penyebab kebakaran yang merenggut nyawa keponakannya tersebut.

Menurut pria berambut gondrong itu, kejadian tersebut berlangsung kira-kira pukul 09.00 WIB dan terjadi dengan sangat cepat ditambah lagi bangunan yang berdindingkan kayu.

Menurutnya, pria yang malam harinya suka tidur di emperen bengkel tersebut, malam itu bengkel yang dimiliki ayah korban, Azhar di huni oleh lima orang. Azhar, putirnya Lisa dan putranya yang masih berusia sekitar 1,5 tahun, Andika dan abangnya.

"Rumah ini malamnya diisi lima orang," ujarnya lirih dengan mata memerah.

Sambil menghisap rokoknya dalam-dalam, Abdul menceritakan kejadian tersebut berlangsung sangat cepat.

"Tiba-tiba udah besar aja apinya," ujar pria yang sempat menyelamatkan putri Lisa dari dalam rumah.

Namun ia sangat meyesal ketika tak tau kalau Andika yang akrab dipanggil bagak ternyata masih berada di kamar mandi dan tengah buang air besar setelah gantian dengan abangnya.

"Saat kami tau Andi di kamar mandi, ayahnya sempat mau masuk, tapi ditahan warga karena api sudah besar. Itu pun dia sempat memaksa masuk jadi mukanya terbakar juga walau ngak parah," ujarnya.

Saat jenazah dikeluarkan dari kamar mandi, kaki Andika sudah terbakar, namun wajahnya masih bagus walau pun rambutnya sudah hangus.

Kemungkinan plastik dan kain yang berada di lantai dua terbakar dan rubuh menimpa Andika yang berada di kamar mandi.

(Cr4/tribun-medan.com)
Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas