Rabu, 27 Mei 2015
Home » Sumut

LBH Ratas Akan Pra Pradilkan Kapolresta Siantar

Senin, 10 Juni 2013 19:05

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Raja Talun Simalungun (Ratas) akan Pra Pradilkan Kapolresta Siantar. Hal ini dikatakan Pimpinan LBH Ratas Kolahman Saragih, Senin (10/6). Ia menyatakan pihaknya akan Pra Pradilkan orang nomor satu di Polresta Siantar karena Kapolresta tidak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan aparat penegak hukum di Kota Siantar.

"Sampai saat ini pihak Kepolisian setempat tak kunjung melakukan penahanan terhadap beberapa tersangka pemalsuan surat di Yayasan Universitas Simalungun (USI),"katanya.

"Jika dalam waktu dekat pihak Kepolisian tak kunjung menangkap si Minten dan rekan-rekannya, kami akan pra pradilkan Kapolres."ujar pimpinan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Raja Talun Simalungun (Ratas), Kolahman Saragih.

Saat ini, kata Kolahman, pihak Kepolisian hanya menahan 2 tersangka yakni Pdt Parningotan Viktor Haloho dan Marja R Purba. Sementara, 3 tersangka pemalsuan surat lainnya yakni DR (HC) Minten Saragih, Ir Washington Sipayung dan Dr Polentyno Girsang masih bebas berkeliaran.

Awalnya, melalui surat yang diterima LBH Ratas dari pihak Kepolisian Resort Kota Siantar No B/83/II/2013 tertanggal 26 Februari lalu, aparat Kepolisian telah menetapkan 1 orang tersangka yakni Dr Polentino Girsang sebagai tersangka kasus pemalsuan surat pemberhentian Ketua Yayasan USI yang dipegang Masdin Saragih.

Selanjutnya, aku Kolahman, pihak Kepolisian setempat melalui surat No  156/IV/2013/Reskrim tanggal 22 April 2013 aparat Kepolisian telah menetapkan 5 orang tersangka yakni Pdt Parningotan Viktor Haloho, DR HC Minten Saragih, Marja Purba, Ir Washington Sipayung dan Dr Polentyno Girsang sebagai tersangka.

Ironisnya, saat ini hanya 2 dari 5 tersangka itu yang telah ditahan oleh aparat, sementara 3 tersangka lainnya masih bebas berkeliaran. "Kita sudah kordinasi, jika dikatakan DPO mana surat DPO nya. Agar kita kirim surat itu ke Interpol karena kabar burung yang kita terima salah seorang tersangka saat ini melarikan diri ke Jerman,"ujarnya.

Halaman12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas