Alasan Riko Tidak Bergabung ke PSMS LPIS

Pemain PSMS Medan, Riko Simanjuntak mengaku dirinya sudah mendapat telpon dari pelatih kepala PSMS LPIS Edy Sahputra

Tayang:
Laporan wartawan Tribun Medan / Mujahiddin

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pemain PSMS Medan, Riko Simanjuntak mengaku dirinya sudah mendapat telpon dari pelatih kepala PSMS LPIS Edy Sahputra yang mengajaknya untuk mulai gabung dalam sesi latihan PSMS LPIS di Stadion Kebun Bunga Hari ini. Namun permintaan Edy tidak sepenuhnya dapat diamini Riko.

“Secara pribadi aku memang senang mendapatkan tawaran bermain di sana. Tetapi aku masih punya pertimbangan lain. Tidak enak juga meninggalkan PSMS LI dengan kondisi sekarang ini. Di mana beberapa teman-teman masih berjuang di Jakarta untuk menuntut hak. Masa saya harus tinggalkan mereka begitu saja, itulah yang membuat saya masih merasa berat bergabung,” cetusnya.

Selain itu, Riko juga punya alasan lain. Pemain bernomer punggu sepuluh ini mengaku masih ingin berada di kampung halaman dulu untuk menjaga ibunya. “Ibu ku hari ini baru saja keluar dari rumah sakit, kata dokter beliau sakit gula. Jadi saya ingin berada dikampung dulu (Siantar.red) untuk menemani ibu karena tidak ada yang menjaga, kasihan jika harus ditinggal sendiri,” cetusnya.

Riko mengaku hal tersebut sudah disampaikannya langsung kepada Edy Sahputra, "Jadi aku mungkin ngak bisa ikut bergabung dalam latihan bersama tim, karena aku masih mau di Siantar dulu dan juga menunggu permasalahan di sana kelar," ujarnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved