Gor Siantar Tak Layak Pakai

Gedung Olah Raga (GOR) Kota Siantar seperti tidak ada pemiliknya. Padahal GOR yang berada di Jalan Merdeka Kecamatan Siantar

Tayang:
Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Gedung Olah Raga (GOR) Kota Siantar seperti tidak ada pemiliknya. Padahal GOR yang berada di Jalan Merdeka Kecamatan Siantar Timur Kelurahan Pardomuan ini merupakan GOR kebanggan masyarakat Kota Siantar. Hal itu dibuktikan dengan setiap ada acara di Kota Siantar selalu menggunakan gedung milik Pemerintah Kota (Pemko) Siantar ini.

"Memang GOR itu sudah tidak layak lagi digunakan dan harus segera mungkin dilakukan perbaikan ataupun peremajaan,"kata Ketua Forum Komunikasi Gedung Olah Raga (FK GOR) Kota Siantar, Eduart Simarmata saat dihubungi melalui selularnya, selasa (18/6).

Ia menyatakan pihaknya mendesak Pemko Siantar agar segera mungkin merenovasi atau melakukan peremajaan terhadap gedung yang menjadi kebanggaan masyarakat kota ini. Ketidaklayakan GOR itu, katanya, terlihat dari sengnya yang sudah bocor dan lantainya sudah terkelupas. "Jadi kalau ada warga yang menggunakan gedung tersebut untuk satu aktivitas harus mengantisipasi apabila hujan turun agar lantai gedung GOR tidak basah,"ujarnya seraya menyatakan FK GOR mendesak Pemko Siantar untuk melakukan peremajaan ataupun gedung itu harus direnovasi secepatnya.

Diakuinya, banyak masyarakat kota ini yang setiap sore selalu menjadikan GOR menjadi tempat mengumpul bersama teman-teman mereka. Selain itu, sambung Eduart, beberapa cabang olahraga yang ada di kota ini selalu menggunakan GOR sebagai tempat latihan. "Malu lah kita kalau GOR yang dibanggakan masyarakat siantar tidak terurus seperti sekarang. Padahal adanya anggaran yang diperuntukkan untuk perawatan gedung ini,"katanya.

Pantauan Tribun dilapangan, GOR yang berada di Jalan Merdeka ini sudah seperti tidak berpenghuni. Pasalnya baik bentuk bangunan maupun situasi didalam gedung sudah sangat tidak layak untuk dipertahankan dan memerlukan perenovasian agar menjadi lebih bagus dari sekarang. Seng, lantai dan penerangan didalam GOR tersebut sudah banyak yang tidak berfungsi dan sudah rusak. Lantainya sudah mengelupas dan atapnya sudah banyak yang bocor.

Terkait masalah ini, Kabag Humas Pemko Siantar Daniel Siregar mengatakan dana perawatan dan pemeliharaan setiap instansi sudah ada didalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan itu sudah dianggarkan setiap tahunnya. "Nah sekarang tinggak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) nya bagaimana cara mereka mengelola anggaran yang sudah ada tersebut,"kata Daniel saat dijumpai diruang kerjanya, Selasa (18/6/2013).

Ia mengakui kalau GOR yang menjadi gedung kebanggaan masyarakat Siantar sudah tidak layak untuk digunakan. Untuk itu, katanya, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Siantar agar segera mungkin melakukan perenovasian terhadap gedung tersebut. "Karena selain anggaran sudah ditetapkan setiap tahunnya, gedung ini juga selalu digunakan masyarakat Siantar berbagai aktivitas,"ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved