KFC Korban Demo Hitung Kerugian
Pendudukan yang dilakukan mahasiswa Nomensen terhadap restoran
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengrusakan yang dilakukan mahasiswa Nomensen terhadap restoran cepat saji KFC di Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan Kampus Nomensen Kota Medan, Senin (17/6/2013) kemarin malam akibat penolakan kenaikan harga BBM saat ini kondisinya cukup rusak parah.
Tidak ada yang bisa dimintai kerangan soal berapa nilai kerugian akibat pengerusakan itu, "Wah kami belum tahu, saat ini masih ditaksir lah berapa nilai kerusakannya," ujar seorang laki-laki pengelola KFC yang tidak ingin disebutkan namanya, Selasa (18/6).
Ia juga mengatakan kalau pihak pengelola KFC sedang melaporkan tindakan yang diduga dilakukan massa mahasiswa Nomensen, "Iya manager kami pun saat ini sedang berada di kantor polisi untuk memberikan laporan," ujarnya.
Terlihat diseluruh bagian sisi gedung sudah dipasang garis polisi. Banyak warga yang kebetulan melintas di depan restoran itu menyaksikan kerusakan yang dialami restoran itu. Kaca-kaca berserakan di mana-mana.
Praktis hari ini restoran itu tidak beroperasi. Para karyawan tampak membersihkan kaca yang berserakan dan kursi-kursi yang sudah dirusak.
Para pengelola restoran cepat saji itu terlihat hanya bisa menyaksikan semua fasilitas dilantai satu dirusak oleh massa mahasiswa Nomensen tadi malam. Mereka terlihat menginventarisir perlengkapan fasilitas apa saja yang rusak.
Tidak hanya di lantai satu, di lantai dua gedung
restoran cepat saji itu pun mengalami kerusakan, terlihat kaca depan
pecah. Lantai dua yang dijadikan arena bermain anak-anak itu pun
fasilitasnya dirusak massa. Batu-batu berukuran genggaman orang dewasa
yang dilempar pun terlihat masih berada di lantai.
(riz/tribun-medan.com)