Nommensen Rusuh, Hotel Merugi
Demonstrasi yang berujung anarkis di beberapa titik di Medan berimbas buruk pada beberapa pelaku bisnis. Perusakan fasilitas
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Demonstrasi yang berujung anarkis di beberapa titik di Medan berimbas buruk pada beberapa pelaku bisnis. Perusakan fasilitas umum seperti lampu lalu lintas hingga bangunan Kentucky Fried Chicken (KFC) membuat beberapa pihak lain ikut merugi. Hotel Royal Perintis misalnya yang berada tidak jauh dari kampus Nommensen, salah satu titik kerusuhan yang paling parah terkena imbasnya, Selasa (18/6/2013).
M Affandi, Marcomm Manager Hotel Royal Perintis mengaku merasakan imbas langsung kerusuhan tadi malam. “Hari ini tamu kami cancel sekitar 12 kamar dari Jakarta karena melihat berita yang beredar mengenai kerusuhan di Nommensen. “Kita juga kan jual untuk meeting, kalau begini terus bias-bisa orang takut datang untuk meeting,” tuturnya.
Malam kekeosan itu terjadi, Affandi mengaku harus berjaga sampai jam 12 malam. “Kita mengantisipasi kepanikan tamu. Bagaimanapun kami ini jual jasa ya harus benar-benar dijaga. Beberapa pintu malah harus ditutup,” tuturnya.
Dua hari ini diakui Affandi okupansi mereka menurun hingga 40 persen. “Padahal banyak karyawan yang harus digaji,” ujarnya. Affandi berharap aksi demo mahasiswa nantinya bisa berjalan lebih damai tanpa merugikan banyak pihak.
Sementara, beberapa hotel lain seperti Grand Aston dan JW Marriot mengaku tidak merasakan dampak langsung pada demo mahasiswa yang berujung perusakan itu namun tetap mereka perketat keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Okupansi kita memang tidak berpengaruh langsung. Semuanya masih sesuai dengan bookingan yang masuk, malah cenderung penuh. Semoga saja situasi cepat kundusif karena pasti akan mempengaruhi iklim bisnis dan pariwisata,” tutur Emmy Kwan, Marcomm Manager JW Marriot.
Hal senada juga dituturkan Cindy Lailany, PR Officer Hotel Grand Aston City Hall. “Paling kita antisipasi dari segi sekuritas dengan memperketat keamanan kalau-kalau ada chaos di sekitar hotel,” tuturnya.
(cr2/tribun-medan.com)