1200 Desa Belum Berlistrik
"Di Indonesia masih banyak menggunakan diesel dan ini harus diganti
Laporan Wartawan Tribun Medan/Averiana Barus
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - "Di Indonesia masih banyak menggunakan diesel dan ini harus diganti karena biaya tinggi. Maka air yang harus digunakan karena biayanya murah dan potensi juga masih sangat besar. Potensi mineral ini besar dan memberi kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, sumber pendapatan negara, devisa dan menarik investor," ujar Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Ekonomi dan Keuangan, DR Ir Djadjang Sukarna, Rabu (19/6/2013).
Namun dalam penguatannya, Djadjang mengatakan pengembangan energi baru dan terbarukan hanya 5%. Ketergantungan terhadap minyak sangat besar sehingga pulau-pulau kecil belum dapat menikmati listrik, sehingga dibutuhkan pengelolahan manajemen dan koordinasi lintas antar daerah.
T Erry Nuradi, Wakil Gubernur Sumatra Utara yang membuka acara Raker Distamben se Sumatera mengatakan bahwa ketergantungan terhadap sumber daya energi minyak bumi dan batu bara sangat besar.
Sekarang ini dikatakannya sekitar 1200 desa belum memiliki listrik, meski karena kendala jarak dan jumlah penduduk berbeda-beda sehingga harus ada skala prioritas yang bisa didahulukan dan diutamakan penggunaan energi tenaga surya.
"Potensi mikrohidro kita banyak, di Sumut sampai 3100 MW dan semuanya belum dimaksimalkan. Ditambah lagi potensi itu berada di kawasan hutan lindung, sehingga dibutuhkan kerjasama pinjam pakai kawasan hutan dari Menhut untuk potensi energi tersebut," imbuhnya.
(cr2/tribun-medan.com)