Studi Banding UPT terbentur di Anggaran
Kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Binjai berencana akan melakukan
Laporan wartawan Tribun Medan/M Azhari Tanjung
TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI- Kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Binjai berencana akan melakukan study banding ke daerah Sragen, Jawa Tengah dalam P-APBD 2013 ini. Hal ini juga dikarenakan Kota Sragen meruapakan daerah atau kota yang memiliki pelayanan satu atap terbaik di Indonesia.
“memang kita ada berencana melakukan studi banding kesana, namun saat ini kita masih terbentur dengan anggaran yang tidak mencukupi,” ucap kepala UPT Kota Binjai Ismail Ginting kepada Tribun ketika ditemui diruanganya, Rabu (20/6/2013).
Lebih lanjut dirinya mengatakan,dengan keterbatasan anggaran yang ada, pihaknya juga berencana akan melakukan studi banding di daerah yang ada di sumatera. Sehingga nantinya, anggaran yang dikeluarkan tidak terlalu besar.
“Kalau juga masih tidak mencukupi anggarannya, kita akan memilih melakukan studi banding di Samosir, sehingga anggarannaya tidak terlalu besar. Tapi itupun belum bias kita pastikan,” terangnya
Ia menambahkan bahwa instansi yang dipimpinnya ingin semua segala perijinan di Binjai ini dikembalikan lagi ke instansinya. Karena selama ini sambungnya, semua kepengurusan di BInjai semuanya tidak melalui UPT seperti pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan yang masih berada di dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarokim) binjai.
“hal ini yang yang mendasari kita, untuk melakukan studi banding disana, dan saat ini DPRD sudah memberikan signal pada kita untuk pengurusan kembali ke satu atap saja,” jelasnya.
Selain melakukan studi banding pihaknya juga akan menempatkan pegawainya disana selama sebulan. “Nantinya pegawai kita disana akan seperti magang disana selama sebulan untuk menyerap ilmu disana, sehingga kita bisa melakukan pembenahan di UPT Binjai ini,” jelasnya.
(ari/tribun-medan.com)