Mantan Dirut PD Pembangunan Binjai Disidang
Mantan Direktur Umum Perusahaan Daerah Pemko Binjai Nazri Kamal menjadi terdakwa setelah
Laporan wartawan Tribun Medan/ Liston Damanik
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Direktur Umum Perusahaan Daerah Pemko Binjai Nazri Kamal menjadi terdakwa setelah menggunakan anggaran pemda sekitar Rp 2,3 miliar untuk melunasi pinjaman kepada pemilik usaha jual beli mobil Mujur Mobil di Jalan Nibung, Wong Chie Ching.
Dalam pembacaan dakwaannya di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis, (20/6/2013), Jaksa Penuntut Umum Benhar S Zain dan Deby Rinaldi menuturkan, pada pertengahan 2007, Nazri meminjam uang kepada Wong Chie Ching sebesar Rp 1 miliar.
Disepakati uang akan dibayarkan Juni 2007 dengan bunga Rp 220 juta. Nazri pun meminta Direkrut Keuangan PD Pembangunan Khairu Ramdhan menandatangani cek konten Bank Sumut cabang Binjai sebesar Rp 1, 220 miliar sebagai jaminan.
“Sampai dengan Juni 2007, terdakwa tidak dapat melunasi pinjaman. Dibuatlah perjanjian lisan bahwa Nazri akan melunasi hutang dalam waktu 3 tahun, yang jatuh pada Juni 2010,” kata Rinaldi.
Pada Juli 2007 diketahui Nazri mulia mencicil bunga utang kepada Wong Chie Ching sebesar Rp 1,171 miliar. Pencicilan utang terus dilakukan dan pinjaman baru lunas pada tahun 2010.
Masalahnya, pelunasan utang ini dianggap telah merugikan negara karena mengambil dari rekening PD Pembangunan Binjai di Bank Sumut tahun anggaran 2007-2010. Belakangan diketahui juga bahwa pinjangan Rp 1 miliar sejak awal tidak diketahui oleh direksi PD Pembangunan Binjai.
“Kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 2,3 miliar,” ujar Rinaldi.
Nazri pun didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi.
Usai pembacaan dakwaan, tersangka Nazri Kamal mengatakan kepada hakim bahwa dirinya meminta agar dipindah dari Rumah Tahanan (Rutan) Tanjunggusta, Medan, ke Rutan Binjai.
“Kalau boleh saya dipindah ke Rutan Binjai karena keluarga saya disana. Jadi susah berkunjung kalau saya di Tanjunggusta,” ujarnya.
Majelis hakim pun meminta agar Nazri mengajukan permohonan.
(ton/tribun-medan.com)