Penolakan Kenaikan Harga BBM Terus Terjadi
Penolakan terhadap rencana kebijakan Pemerintah dalam rangka mengurangi angka subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan yang
Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penolakan terhadap rencana kebijakan Pemerintah dalam rangka mengurangi angka subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu, berpengaruh kepada kenaikan harga BBM bersubsidi di tingkat konsumen.
Bukan saja melalui aksi unjukrasa turun ke jalan seperti yang dilakukan mahasiswa di hampir semua kota di Indonesia sejak 17 Juni 2013 kemarin. Kini Persatuan Indonesia (Perindo) Sumut membentangkan sejumlah spanduk yang berisi statemen mereka tentang penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi itu.
"Menaikkan BBM Bersubsidi menjerat Rakyat Dalam Kemelaratan negara berkewajiban mewujudkan keadilan sisoal bukan sekedar melakukan bantuan sosial," demikian tulisan dalam spanduk yang tergantung di Jl Imam Bonjol, Pintu Masuk Bandara Polonia Medan.
Sebelumnya, pengunjukrasa yang melakukan aksi anarkis di Kota Medan menimbulkan kerugian materil hingga miliaran rupiah. Pengrusakan terjadi pada fasilitas umum, dan juga hotel dan satu unit outlet rumah makan cepat saji. (afr/tribun-medan.com)