Senin, 24 November 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Binjai Hanya Terima 1.472 Siswa untuk SMA Negeri

Selasa, 25 Juni 2013 18:01 WIB


Laporan wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI – Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) binjai membenarkan adanya pengurangan kuota penerimaan siswa baru (psb) dalam tahun ajaran 2013/2014. Namun pihak P dan P berdalih pengurangan kuota tersebut dikarenakan adanya peraturan rasio kelas sesuai dengan aturan standar pelayanan minimal (SPM).

“Dalam SPM sendiri sudah diatur rasio kelas, dengan menetapkan setiap kelas hanya menampung masing –masing 32 siswa untuk perkelas SD, SMP dan SMA 36 siswa, Mungkin ini yang membuat sepeerti adanya pengurangan kuota siswa,” ucap Sekretaris P dan P BInjai Kulipa Hasibuan kepada Tribun setelah mengikuti rapat dengar Pendapat di KOmisi C DPRD Binjai, Selasa (25/6/2013).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk kuota penerimaan siswa baru untuk tingkat SMPN hanya menampung sebanyak 3040 siswa, sedangkan untuk SMA hanya menampung 1472 siswa. Sedangkan untuk SD berdasarkan pihak sekolah dan setiap kelas SD harus mengikuti SPM yang ditentukan

Sedangkan dalam memilih siswa yang dimasukkan kedalam sekolah  penilaiannya berdasarkan peringkingan dan tidak melalui tes. “Nanti sekolah akan melakukan peringkingan, untuk menentukan siswa yang masuk ke dalam sekolah,” ucapnya.

Ia juga menjamin, dalam penerimaan PSB kali ini,  tidak ada namanya siswa titipan. “Saya jamin, ini benar-benar fair penerimaan siswa baru ini, dan tidak ada yang namanya sisw atiitipan dan Dinas akan terus melakukan pengawasan. Bila ada kita temukan sisw atitipan akan diberikan sangsi tegas,” ucapnya dan tidak mengatakan sangsi apa yang dimaksud.

“Kalau sangsinya, silahkan Tanya pak kadis,” ucapnya berlalu

Sebeleumnya orang tua siswa mengeluhkan banyaknya dikurangi kuota penerimaan siswa baru di masing-masing SMA Negri. “Banyak kali ini ku lihat dikurnagi kuota siswanya, tidak seperti tahun biasanya,” ucap Rani warga Binjai Timur saat mendaftarkan anaknya ke SMAN 5 Binjai.

Meskipun begitu dirinya berharap, penerimaan siswa baru di Binjai benar-benar jujur dan tidak ada main mata di sekolah negri yang ada di BInjai.

“Ya ku harap saja, benar-benar murni penyelesksiannya, karena kalau tidak murni ujung-ujung kami ini masukkan anaknya ke Swasta,” ucapnya.

Kepada sekolah SMAN 5 Binjai Agus Kuncoro kepada tribun membenarkan, pada penerimaan siswa tahun ajaran baru ini, terjadi penurunan kuota siswa siswa baru. Untuk tahun ajaran kali ini mereka hanya membuka lima kelas saja.

“Kita hanya membuka penerimaan siswa sebanyak 128 siswa untuk lima kelas, sedangkan tahun lalu kita menerima 300 siswa,” terangnya.

Untuk perekrutan siswa baru ini sambungnya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnnya. Dimana nantinya, nilai siswa yang masuk akan dirangkingkan dan dari sana nantinya akan dapat nilai tertinggi dan terendah.

“Perekrutan siswa baru dari perengkingan tersebut, nanti akan dapat siapa nilai tertinggi dan terendah,” ucapnya dan .

Pengurangan kuota penerimaan siswa juga dirasakan SMKN 1 BInjai, untuk tahun ajaran baru ini mereka hanya membuka Sembilan kelas.

“Untuk masing-masing kelas berjumlah kurnag lebih 32 siswa dan kita hanya menerima semibilan lokal saja, sedangkan pada tahun lalu kita buka 10 lokal,” ucap AMri Kepala Sekolah SMK 1 Binjai

Namun dirinya mengatakn, pengurangan kuota siswa baru, tidak hanya terjadi di SMK 1 saja dan terjadi hampir diseluruh sekolah negri yang ada di Binjai.

“Semuanya juga alami kekurangan kuota itu kebijakkan dinas pendidikan, Namun penerimaan siswa disini benar-benar murni dan tidak ada siswa-siswa titipan,” jelasnya. (ari/tribun-medan.com)

Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas