Home »

Sumut

Korupsi Alkes Labusel, Polda Tahan Lima Tersangka

Direktorat Reserse Kriiminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menetapkan lima orang

* Termasuk Kadis Kesehatan Labusel

Laporan Wartawan Tribun Medan/Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Direktorat Reserse Kriiminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menetapkan lima orang tersangka kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dan KB di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Lima tersangka, W, JT, TN alias As, Syn dan R masih dalam perjalanan setelah dijemput paksa penyidik. Kelimanya akan langsung ditahan hari ini.

"Kelima tersangka kita jemput paksa sekarang dan akan langsung kita tahan," ujar Direktur Ditreskrimsuus Polda Sumut Kombes Sadono Budi Nugroho, Jumat (19/7/2013) di Mapolda Sumut.

Sadono mengungkapkan penetapan tersangka itu berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan) Sumut.

"Begitu hasil audit keluar, jelas ada kerugian negara, selanjutnya kita mencari siapa orang yang bertanggungjawab," ujar Sadono.

Sadono tak menampik saat ditanya apakah salah seorang tersangka ituu adalah Kadis Kesehatan Labuhanbatu Selatan, dr Rusman Lubis, "Ya, salah satunya," aku Sadono.

Kasus dugaan korupsi yang terjadi pada alat kesehatan (Alkes) kedokteran dan KB ini muncul kepermukaan saat serahterima tiga unit Refrigerator Centrifuge dalam keadaan rekondisi dan dua unit Incubator Transport yang diperkirakan mencapai Rp 3 Miliar.

Besarnya kerugian negara pada kasus dugaan korupsi yang terjadi pada kegiatan pengadaan alat kesehatan kedokteran dan KB TA 2012, dengan sumber dana yang berasal dari APBD-TB dengan DIPA No. 3230/024-04.4.01/02/2012 tanggal 22 Mei 2012 sebesar Rp 23 Miliar tersebut, diperkirakan senilai Rp 10M.

Sebelumnya, Kasubbid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumuut AKBP MP Nainggolan menjelaskan, bahwa dalam penanganan kasus ini penyidik Ditreskrimsus telah mengambil langkah-langkah, yakni melakukan penyitaan dokumen serta surat-surat yang berhubungan dengan perkara tersebut. Selain itu juga telah melakukan penggeledahan sebuah rumah atau toko milik JW, salah satu rekanan yang memenangkan pengadaan), di kompleks Millenium Indah Blok B-22 Jalan Setia Luhur Medan, pada tanggal 28 Februari lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Feriansyah
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help