• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Tribun Medan

Hasilkan Mahasiswa yang Kompeten dan Profesional

Rabu, 24 Juli 2013 21:34 WIB

Laporan wartawan Tribun Medan/Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dalam menghasilkan mahasiswa yang berkompeten dan profesional dalam dunia kerja, Politeknik Yanada berusaha membimbing mahasiswa dari awal memasuki dunia perkuliahan.

Namun hal yang paling penting dan ditekankan sejak awal adalah pengembangan soft skill.

Direktur Politeknik Yanada, Miduk Purba menuturkan pengembangan soft skill ini mencakup attitude, cara komunikasi dalam bahasa inggris, dan kejujuran.

Mengapa soft skill sangat penting? Ia mengatakan hal ini akan menjadi nilai lebih saat mahasiswa memasuki dunia kerja. Bila mahasiswa hanya menguasai hard skill tanpa adanya soft skill maka Ia akan sulit bertahan dalam persaingan dalam dunia kerja.

“Dalam mengembangkan soft skill ini kita juga barengi dengan pengembangan hard skill. Mahasiswa dipersiapkan untuk menguasai teknologi,trampil, siap kerja dan juga memiliki jiwa kewirausahaan,” ucapnya saat berbincang dengan Tribun di kampus Politeknik Yanada, Jalan Iskandar Muda nomor 45 Medan.

Untuk melatih mahasiswa agar siap saing, kampus mengadakan praktek kerja lapangan atau magang kepada mahasiswa selama enam bulan. Dalam penempatan mahasiswa magang, kampus sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan industri di dalam dan luar negeri.

“Untuk luar negeri kita memfokuskan ke Malaysia. Mengapa kia fokuskan kesana, karena Negara tersebut sangat welcome dan mahasiswa kita juga mendapatkan uang saku ketika magang disana,” ujarnya.

Kelebihan lainnya mahasiswa magang di Malaysia adalah mereka akan bekerja layaknya pegawai biasa. Miduk mengatakan walaupun mahasiswa hanya magang namun semua pekerjaan yang mereka lakukan tidak ada bedanya dengan yang dilakukan karyawan disana sehingga nantinya ketika selesai mereka sudah banyak menguasai hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan di dunia industri.

“Kita juga tidak sembarang memilih industri. Kia memilih industri-industri besar sebagai tempat mereka belajar. Itulah mengapa saya katakan tadi mengapa soft skill itu penting. Kita tidak ingin image masyarakat Indonesia khususnya Medan jelek di mata masyarakat sana dan malah merusak kerjasama yang sudah dibangun selama ini. Kalau soft skill mahasiswa kita bagus, pastinya mereka percaya dan menghargai kita,” katanya.

(der/tribun-medan.com)

Penulis: Wiwi Deriana
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
444402 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas