Senin, 22 Desember 2014
Tribun Medan

DPRD Sumut Minta Penegak Hukum Jujur Tentang Jalan Jawa

Sabtu, 31 Agustus 2013 16:46 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Permasalahan dan komflik yang terjadi di lahan Jalan Jawa, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur diminta ditangani penegak hukum secara serius dan benar. DPRD Sumut telah melihat permasalahan ini dan mengagendakan untuk memanggil pihak-pihak yang bersentuhan dengan lahan tersebut. Termasuk Pemko Medan yang hingga kini belum mengambil sikap tegas dalam penegakan peraturan yang berlaku.
“Kita saat ini sedang mengkawal proses hukum dan peralihan peruntukan lahan Jl Jawa tersebut. Sebab, penyelesaian tata ruang Kota Medan juga belum usai,” ujar Anggota DPRD Sumut Tunggul Siagian kepada Tribun Medan, Sabtu (31/8). Menurutnya, saat ini rencana tata ruang dan tata bangunan (RTRW) Kota Medan belum rampung. Karena sampai saat ini masih penyelesaian RTRW provinsi.
Dalam waktu dekat, DPRD Sumut kata Tunggul, akan memanggil pihak-pihak yang terlihat dalam perkara tersebut. Politikus dari Partai Demokrat ini juga menyatakan, saat ini di lahan tersebut ada pelanggaran hukum. “Dari kecil kita, sudah mengetahui itu adalah lahan milik PT KAI. Tapi sejalan dengan perjalanannya, kita tidak tahu ada peralihan,” ujarnya sebari meminta penegak hukum merunut sejarah lahan tersebut dengan baik dan jujur ke belakang.
Kondisi saat ini, kata Calon Anggota Legislatif Provinsi Sumut ini, pihaknya juga bukan anti investor. Namun, investor yang tertip menjadi idaman di Kota Medan. Maka dari itu, Pemko Medan juga tidak akan luput dari daftar yang akan dipanggil dan dimintai penjelasan akan permasalahan ini. “Terutama untuk perubahan peruntukan lahan, apakah memang sudah sesuai dengan peruntukannya,” ujar Tunggul. Melihat pembangunan saat ini, juga terindikasi adanya kerugian negara dengan jumlah yang sangat besar.

(afr/tribun-medan.com)

Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas