• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Namorambe Belum Terungkap

Selasa, 24 September 2013 19:59 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
 
TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Polres Deliserdang saat ini belum mampu mengungkap kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Dusun II Pondok Tengah Desa Suka Mulia Hilir Kecamatan Namorambe Deliserdang. Meski sudah berjalan 5 bulan namun sampai saat ini Polisi masih belum mendapatkan petunjuk siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa Patar Ginting (50), isterinya Handayani (45) dan anaknya Aisyah (7). Secara sadis tersebut.
 
Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Erwin S Manik yang ditemui di ruangannya Selasa, (24/9/2013) mengaku tidak mau mengambil pusing terkait tudingan masyarakat yang mengatakan jika pihak kepolisian tidak mampu menangkap pelaku. Kepada wartawan satu kardus berkas terkait pengungkapan ditunjukkannya.
 
“Ya boleh sajalah orang bilang kita gitu (tidak mampu), yang jelas kita tetap bekerja, kita juga berupaya,”ujar Erwin.
 
Ia menyadari meski sudah memeriksa 35 orang saksi namun saat ini belum juga ada petunjuk siapa orang yang melakukan aksi sadis tersebut. Selain itu pengungkapan kasus ini juga masih tetap dibantu oleh pohak Poldasu. Sementara itu Kanit idik I Satreskrim Polres Deliserdang, Iptu Musa Aleksandersah menjelaskan jika pelaku pembunuhan ini cukup rapi dalam melakukan aksi. Ia berpendapat belum terungkapnya kasus pembunuhan ini lantaran tidak ada sama sekali orang yang melihat satu orangpun pelaku.
“ Inikan tidak mudah karena gak ada saksi yang melihat, karena kejadiannya ini malam hari. Prosesnya sampai sekarang masih lidik lah, Kita menduga ini motifnya dendam karena uang korban itu tidak hilang saat di TKP,’’kata Musa.
 
Ia membantah kalau dalam pengungkapan kasus ini pihak kepolisian telah meminta bantuan orang pintar sebagai petunjuk siapa pelakunya. Menurutnya pihak kepolisian sudah mempunyai ilmu sendiri dalam melakukan pengungkapan kasus.
 
‘Gak lah kita pakai orang pintar. Pendidikan kita sudah cukup tinggi. Polisi itu sudah pintar ngapain pakai seperti itu, ’’ujar Musa.
 
Musa memperkirakan pelaku pembunuhan ini lebih dari dua orang. Ia tidak mau mengomentari jika pelaku merupakan orang bayaran. Namun dijelaskannya pelaku terbilang rapi saat melakukan aksi pembunuhan. Peristiwa pembunuhan ini sendiri terjadi pada 12 Mei 2013 lalu. Tiga orang yang tewas dibunuh dengan cara digorok. (dra/tribun-medan.com)
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
496182 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas