• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Medan

"Sudah Tidak Ada Lagi yang Bisa Dipercaya di Negara Ini"

Kamis, 10 Oktober 2013 12:51 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tertangkapnya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Akil Mukhtar membuktikan pemerintahan dan lembaga tinggi di negara ini tidak ada yang bersih. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) DPP Sumut sangat kecewa dengan ketidakkonsistenan lembaga tinggi negara tersebut.

"Sudah tidak ada lagi yang bisa dipercaya di negara ini. Lembaga yang seharusnya menyatakan mana yang benar dan mana yang salah pun melakukan pelanggaran hukum itu sendiri," ujar Pelaksana Tugas Ketua DPP PKP Indonesia Sumut Haryanto, didampingi Ketua DPK GM PKPI Kota Medan, Mula Tinambunan, Ketua DPK PKPI Kota Medan, Riswanto, Ketua Musyawarah Kerja Provinsi Sumut Puas Suhardi, dan Pinondang Nababan Caleg DPRD Kota Medan Nomor Urut 2 Dapil 2, Kamis (10/10).

Diingatkan kepada seluruh calon legislatif yang maju dari PKPI benar-benar menjadi contoh warga negara yang patuh terhadap aturan yang berlaku. Tidak melakukan pelanggaran hukum, terutama mulai dari proses pemilihan legislatif yang akan berlangsung tidak lama lagi.

DPP PKPI Sumut menyelenggarakan Musyawarah Kerja Provinsi untuk calon Legislatif DPR RI, DPRD Provinsi Sumut, dan DPRD Kabupaten dan Kota. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan dengan mengundang Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu, memberikan pembekalan tentang aturan dan marka-marka yang harus dipenuhi dalam pmeilihan legislatif tahun 2014.

"Sengaja mereka kita undang, untuk pembekalan dan memberikan materi sebagai pedoman para caleg dalam mengikuti proses menuju pemilihan," ujarnya. Selain itu, kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari dari 11-13 Oktober 2013 di Emeral Garden Hotel akan dihadiri langsung oleh Letjen TNI (Purn) DR Hc Sutiyoso SH, Ketua Umum DPN PKP Indonesia.

Haryanto mengatakan, pihaknya optimis akan mengantongi suara 21 persen dalam Pileg depan. Sementara untuk kota Medan, ditargetkan satu fraksi, demikian juga untuk kabupaten kota lainnya di Sumut.

"Minimal satu dapil satu kursi, itu sudah kita targetkan. Jadi untuk Kota Medan minial lima kursi harus kita kantongi," ujarnya. Sementara PKPI sampai saat ini belum memutuskan untuk mencalonkan presiden. Menurut Haryanto hal itu juga termasuk penting. Selain melakukan koordinasi dengan daerah-daerah, untuk melakukan sosialisasi PKPI dan juga masing-masing caleg.

Selaku ketua Panitia Mukerprov Puas Suhardi mengatakan, peserta dalam acara ini khusus untuk para caleg. Tidak terbuka untuk umum. "Sementara ini, yang sudah konfirm ke kita peserta terdiri dari caleg DPR RI 30 orang, caleg DPRD Sumut 100 orang, dan DPRD Kabupaten Kota 66 orang. Sekitar 200 orang peserta," katanya.

Dijelaskan Puas, para Caleg akan disampaikan pembekalan caleg-caleg baik tingkat DPR RI hingga DPRD Kabupaten Kota. Diharapkan dengan adanya pembekalan ini, akan bisa meningkatkan rating suara PKPI di Pileg 2014.

Pinondang Nababan mengatakan, kepatuhan terhadap aturan yang berlaku sebagai caleg juga sangat perlu. "Harus dimulai dari awal, jadi setelah duduk nantinya juga akan bisa meneruskan kepatuhan itu," ujarnya selaku caleg Dapil 2 Kota Medan. Karena, dengan patuh terhadap aturan, akan lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
(afr)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
510282 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas