Meninggalnya Suami Ratu Atut, Dinasti Tetap Jalan atau Tumbang

Meninggalnya suami gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Hikmat Tomet, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (9/11/2013)

Meninggalnya Suami Ratu Atut, Dinasti Tetap Jalan atau Tumbang
grafis/kaskus.com
Dinasti Keluarga Gubernur Banten,Ratu Atut. 

Oleh: Abdi  M Tumanggor

Meninggalnya suami gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Hikmat Tomet, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (9/11/2013) membuat terpukulnya keluarga Ratu Atut Chosiyah. Bukan hanya keluarganya saja, rekan-rekannya juga pasti dalam keadaan berduka.

Ketua DPD Partai Golkar Banten yang terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) pada tahun 2009 lalu itu dikatakan meninggal dunia karena menderita sakit stroke.

Sejak terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Banten  menggantikan Mamat Rahayu (periode 2004-2009),  DPD Partai Golkar Banten dinilai oleh tokoh-tokoh Partai Golkar sukses memenangi berbagai Pilkada. Di antaranya, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang Selatan. Dengan kesuksesan itulah Hikmat Tomet dianggap sebagai suksesor Partai Golkar khususnya di wilayah provinsi Banten. Sehingga tokoh-tokoh partai Golkar merasa kehilangan sosok dari suami Ratu Atut itu.

Pria kelahiran Bandung, 5 Juni 1955 itu meninggalkan seorang istri yakni Ratu Atut Chosiyah serta 3 anak, yakni Andika Hazrumi, Andriana Aprilia, dan Ananda Trianh Salichan.

Sampai saat ini, Hikmat Tomet masih tercacat sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar yang terpilih pada pemilu legislative 2009  lalu dari daerah pemilihan (dapil) Banten II, duduk di Komisi V yang membidangai Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan, dan Kawasan Tertinggal.

Meninggalnya suami Ratu Atut itu, mengingatkan publik kembali kepada dinasti birokrasi-politik-keluarga Ratu Atut.

Melihat permasalahan kasus yang membelit keluarga Ratu Atut pada saat ini, terlepas dari statusnya Hikmat Tomet sebagai kepala rumah tangga, secara politik, jabatan Hikmat Tomet adalah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Banten dan juga sebagai anggota DPR RI tentu sangat power dan pasti mengetahui semua tentang seluk beluk mengenai ranah hukum dan politik di dinasti keluarga Ratu Atut tersebut.
Di sinilah nanti terlihat (hukum dan politik), apakah dengan faktor meninggalnya Hikmat Tomet itu, pertanda sebagai bagian dari sudah mulai tumbangnya “kuda-kuda” dinasti Ratu Atut, dan atau malah sebaliknya.

Selain meninggalnya suami Ratu Atut, sebelumnya sudah ada empat dikabarkan terjerat kasus- bagian- dari dinasti keluarga Atut, diantaranya;

1.    Adik Ratu Atut, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, yang juga suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany yang tersandung kasus suap terhadap mantan ketua MK Akil Mochtar.

Halaman
123
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved