Akun Jilbab Hitam dan Intel Imoet Bagian @TrioMacan2000 ?

Sekarang mari terus belajar dan selalu mencoba belajar bagaimana cara memahami orang-orang “gila”

Akun Jilbab Hitam dan Intel Imoet Bagian @TrioMacan2000 ?
Ilustrasi/kompas.com

Oleh: Abdi M Tumanggor

SEKARANG mari terus belajar dan selalu mencoba belajar bagaimana cara memahami orang-orang “gila” salah satunya seperti “gila”nya@TrioMacan2000. Kita pada sudah tahu kalau @TrioMacan2000 itu dianggap sebagian kalangan adalah kumpulan orang -orang “gila” yang penuh dengan dedikasi, visi dan misi yang membuat keadaan politik, pemerintahan bisa kacau dengan memanfaatkan jejaring sosial. Siapa yang gampang terpedaya, akan masuk dalam giringan opininya.

Dari opini-opininya (mereka bilang fakta), kita akui ada pembenarannya dan kebanyakan juga tidak ada pembenarannya yang dilemparkan ke publik. Kalau dibaca-baca tulisannya, sebetulnya karena ada rasa dendam, atau keingingan yang tak tesampaikan sebelumnya, bahkan, bisa saja orang-orang yang tidak dapat jatah dari para orang-orang yang pemangku jabatan dulunya dan sekarang. Setelah membaca beberapa tulisan, dan ketikan yang hampir sama (kemiripan), Apakah  akun yang bernama Jilbab Hitam, dan Intel Imoet  di Kompasiana.com adalah bagian dari orang-orang @TrioMacan2000?

Yah, dikatakan begitu karena setiap membuka media sosial Twitter, @TrioMacan2000 update nonstop tentang kejadian-kejadian, baik itu membahas detail kasus-kasus yang lagi hangat.
Sebenarnya kalau dibaca tulisannya, mereka-mereka ini tidak terllau bagus menulis karena tidak tertata dengan baik. Jadi tingkatan mereka ini sebenarnya belum di level redaktur saat mereka-mereka itu diduga pernah bekerja di media, tapi masih tingkat wartawan di lapangan. Karena latarbelkang - panggilan jiwa - itulah makanya mereka masih merasa jurnalis sampai saat ini.

Jadi, kesimpulannya, dari semua informasi (yang belum pasti) yang mereka lemparkan ke publik melalui media sosial twitter @TrioMacan2000 adalah akun titipan orang-orang yang berisan sakit hati, orang-orang yang terlempar dari lingkaran kekuasaaan (jabatan) yang bisa saja berlatar belakang wartawan dan memanfaatkan oknum-oknum yg berlatar belakang wartawan pula yang bisa aktif dan bergabung dengan para tongkrongan para wartawan-wartawan dengan update secara sembunyi-sembunyi.

Nah, sekarang mari kita lihat bagaimana tingkahlaku orang-orang “gila” itu. Awalnya menyerang si A, dan besoknya menyerang si B. Ketika si A dan si B dekat, si C diserangnya. Ketika si C berontak, mereka (@TrioMacan2000) semakin menggila.

Itulah indahnya angan-angan orang “gila” si @TrioMacan2000, yang tak kesampaian dulunya, dan sekarang mulai kesampaian. Tapi angan-angan itu sekarang jadi salah arah, karena angan-angan murahan.

Lebih murahan orang-orang yang mau terpedaya si “gila” @TrioMacan2000 karena mau digiring opininya. Penggiringan opini ini dibenarkan dari opini awal yang membenarkan. Tapi orang-orang menganggap opini itu semua jadi benar.

Maaf..@TrioMacan2000, sekarang Opini Anda adalah murahan, ketika visi dan misi Anda sudah terbaca publik. Yang belum bisa membaca visi dan misi tersembunyi @TrioMacan2000 harap gunakan akal sehat. Jangan terpedaya dengan akal gila-gilaan mereka (@TrioMacan2000) ini, karena kita adalah rakyat yang waras yang cinta kedamaian dan pemberantasan korupsi yang maksimal yang bukan menghujat para Institusi hukum yang sedang menangani proses-proses hukum yang sedang berjalan.

Jika memang hebat @TrioMacan2000, apakah mereka mampu membasmi Koruptor, jika mereka diangkat jadi pegawai penagak hukum? Belum tentu, karena kebanyakan yang dilemparkannya ke publik adalah opini murahan, tetapi salut kepada mereka karena gampang mendoktrin orang-orang biar cepat meyakini opini mereka. Jadi, gunakan akal sehat, bukan akal gila ya…bung @TrioMacan2000. Wassalam. (*)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved