Presiden SBY Protes Beraninya Cuma Melalui Twitter

Hubungan antara Indonesia dengan Australia sudah mulai memanas secara terbuka

Presiden SBY Protes Beraninya Cuma Melalui Twitter
(twitter.com/SBYudhoyono)
Presiden SBY Protes Melalui Jejaring Sosial Twitter. 

Oleh: Abdi M Tumanggor

HUBUNGAN antara Indonesia dengan Australia sudah mulai memanas secara terbuka usai terbongkarnya penyadapan yang dilakukan negara Amerika dan Australia tersebut kepada Presiden SBY dan Ibu negara Ani Yudhoyono serta pejabat-pejabat lainnya di Indonesia.

Namun yang disayangkan, Presiden SBY cuma beraninya protes (berkoar-koar) hanya melalui jejaring sosial Twitter dan isinya hanya titip salam melalui menteri luar negeri Indonesia, Marty Natalegawa, agar pesan protesnya disampaikan kepada Australia. Tetapi pesan protes untuk Amerika Serikat tidak ada disebutkan. Amerika Serikat disisipkan pada pesan itu, ketika menyinggung soal keprihatinan. Kalau soal pesan menyinggung protes ketegasan -hubungan bilateral-ditujukan hanya untuk Australia saja.

Kalau sudah ada bukti seperti ini, seharusnya Presiden SBY bersikap tegas kepada kedua negara tersebut (Amerika Serikat dan Austarlia), seperti langkah tegas yang dilakukan Kanselir Jerman, Angela Merkel kepada  Presiden Amerika Serikat, Obama. Langkah Kanselir Merkel itu benar-benar tepat, cerdas, berani, dan terukur. Walau bersikap tegas, hubungan baik antara masyarakat Amerika Serikat-Jerman tetap terjaga dengan baik, dan seiring juga kedaulatan negara Jerman terus terjaga.

Bagaimana dengan Indonesia, sehingga presiden SBY enggan melakukan protes keras terhadap Amerika Serikat, karena disinyalir mereka juga terlibat dalam hal penyadapan ini. Untuk protes kepada Australia bolehlah diapresiasi, dimana pemberitaan media-media sebelumnya (18/11/2013) menlu Marty Natalegawa secara tegas mendapat instruksi dari Presiden SBY agar menelepon langsung menelpon Dubes RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, agar segera meninggalkan negeri kangguru tersebut dan kembali ke tanah air.

Berikut seperti gambar di atas adalah pernyataan Presiden SBY melalui akun Twitter-nya, @SBYudhoyono, yang diunggah pada Selasa (19/11/2013) dini hari. (*)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved