Rudi Bangun Klaim Lolos ke Senayan Karena Pengabdian

Rudi Hartono Bangun, salah satu calon anggota legislatif yang sudah ditetapkan KPU lolos ke Senayan mengaku tidak

Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rudi Hartono Bangun, salah satu calon anggota legislatif yang sudah ditetapkan KPU lolos ke Senayan mengaku tidak menerapkan strategi khusus untuk pemenangannya saat-saat kampanye Pileg 2014.

Bagi Rudi, yang sekarang masih menjabat Ketua DPRD Langkat, mendapat "tiket" ke Senayan diyakini sebagai ekses dari apa yang telah diperbuat kepada masyarakat selama dua periode duduk di DPRD Langkat.

"Sebenarnya kalau kemarin, saya bilang bukan strategi, itu pengabdian yang sudah kami jalani kepada rakyat. Saya kan sudah dua periode duduk di DPRD Langkat. Selama ini, saya digaji rakyat, maka saya tunaikan tugas-tugas menyerap aspirasi rakyat," ujar Rudi, yang merupakan anak kandung Ketua DPRD Sumut, Salah Bangun.

Meski diakuinya, lawan-lawan politik baik di internal Partai Demokrat maupun eksternal partai perahunya, persaingan sangat ketat, namun ia yakin masyarakat di dapilnya, khususnya masyarakat Langkat, dimana ia peroleh 40 ribuan suara, lebih familiar dengan sosoknya ketimbang incumbent yang lebih banyak berkiprah ditingkat nasional.

"Apa permasalahan rakyat Langkat yang bisa saya jembatani, itu yang kita perbuat. Dengan sendirinya masyarakat sudah lebih familiar dengan sosok kami yang didaerah. Untuk di Langkat suara saya berkisar 40 ribuan, selebihnya tersebar di daerah-daerah lain," ujarnya kepada Tribun lewat selular, Minggu (11/5/2014) malam.

Persaingan ketat karena lawan-lawan politik incumbent lebih popoler dan bahkan cukup modal, tidak membuat Rudi gentar dan khawatir. Meskipun juga secara posisi ia juga hanya caleg nomor 8 dari Partai Demokrat di Dapil Sumut III.

"Kita nggak boleh meremehkan orang. Kita pasti melihat incumbent DPR RI punya strategi dan modal yang kuat. Cuma akhirnya masyarakat yang menilai dan memilih," katanya.

Meskipun Rudi lahir di Langkat, ia mengaku keluarganya tidak cukup banyak berdomisili di Langkat. Sehingga, ia yakin kontribusi diluar keluarga sangat signifikan mengantarkannya ke DPR RI.

"Keluarga ada, tapi sedikitlah. Lebih besar masyarakat. Cuma karena kita sering turun, diundang pesta pun kita hadir di masyarakat. Maka saya yakin, masyarakat sudah merasa kita adalah keluarga mereka juga," kata Rudi sembari mengklaim dana kampanyenya tidak mencapai angka Rp 1 Miliar.

Halaman
123
Penulis: Feriansyah
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved