Deputi BNPB: Jambur Jadi Istilah Nasional

Deputi Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto mengatakan istilah jambur atau ruang serba guna khas masyarakat suku Karo

Laporan Wartawan Tribun Medan / Liston Damanik

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Deputi Penanganan Darurat BNPB Tri Budiarto mengatakan istilah jambur atau ruang serba guna khas masyarakat suku Karo sudah menasional karena sering dipakai pejabat BNPB dalam dokumen negara dan praktik sehari-hari penanganan bencana di daerah lain.

Budiarto mengatakan, BNPB merasa bersyukur karena masyarakat Karo telah memiliki modal sosial yang kuat berupa jambur yang ada di setiap desa sehingga membantu dalam penanganan bencana. Menurutnya, dengan adanya jambur kehidupan di tenda bagi para pengungsi yang merupakan pilihan terakhir tidak harua terjadi di Karo.

Saking uniknya pengalaman penanganan bencana di Karo, kata Budiarto, Kepala BNPB pun menggunakan istilah jambur di daerah-daerah lain.

"Kepala BNPB memperkenalkan istilah jambur di Yogyakarta dan daerah lain. Istilah pendopo diubah menjadi jambur. Jambur menjadi istilah nasional untuk menyebut sebuah shelter," katanya saat Penyerahan Bantuan Penanganan Erupsi Gunung Sinabung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana kepada Pemprov Sumut di Ruang Martabe, Sabtu (24/5/2014).

Pada acara ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana Penyerahan (BNPB) menyerahkan penanganan bencana erupsi Gunung Sinabung dari ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

BNPB telah memimpin penanganan erupsi Gunung Sinabung sejak 16 September 2013 silam. Dengan diserahkannya tongkat kepemimpinan ini maka pemerintah pusat melalui Kepala BNPB menyerahkan kepemimpinan penanganan bencana Sinabung kepada Gubernur secara penuh dengan Bupati Karo bertugas sebagai pelaksana harian sampai rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana selesai.

(ton/tribun-medan.com)

Penulis: Liston Damanik
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved