TribunMedan/

Pemilu 2014

Direktur Lembaga Survei Puskaptis Husin Yazid Pernah Diamankan Polisi

Polresta Palembang pernah mengamankan Direktur Puskaptis Husin Yazid

Direktur Lembaga Survei Puskaptis Husin Yazid Pernah Diamankan Polisi
ist
Direktur Puskaptis, Husin Yazid 

TRIBUN-MEDAN.COM- Beberapa lembaga survei menghitung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla memenangi pemilihan presiden. Namun, ada beberapa lembaga survei yang menghitung sebaliknya.

Hasil hitung cepat lembaga-lembaga yang memenangkan Prabowo-Hatta itu ditampilkan di situs Viva dan stasiun televisi TVOne.
Lembaga-lembaga itu adalah Puskaptis atau Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Jaringan Suara Indonesia (JSI), Indonesia Research Centre (IRC), dan Lembaga Survei Nasional (LSN).

JSI mempublikasikan kalau pasangan Prabowo unggul 50,22 persen dan pasangan Jokowi mendapat 49,78 persen suara. Sementara, Puskaptis, mengatakan Prabowo unggul dengan angka 51,96 persen. Sedangkan Jokowi meraih 48,04 persen.

Direktur Puskaptis Husin Yazid Pernah Diamankan polisi

Pada saat Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan pada 13 Juni 2013 lalu, pihak keamanan dari Polresta Palembang pernah mengamankan Direktur Puskaptis, Husin Yazid di lokasi hitung cepat di salah satu  hotel di  kota Palembang setelah mendapat protes keras dari tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan nomor urut 3 Herman Deru-Maphilinda Boer, karena survei tersebut diduga memanipulasi data.

Kapolresta Palembang Kombes (Pol) Sabaruddin Ginting di Palembang, Rabu mengatakan, pihaknya terpaksa mengamankan semua pihak yang ada di sini guna menghindari hal yang tidak diingini.

“Jadi, kita amankan semua pihak yang ada di sini,” katanya.

Sebelumnya pihak Pusat Kajian Pengembangan dan Kajian Strategis (Puskaptis)  melakukan penghitungan cepat pada lima daerah yang melaksanakan pemungutan suara ulang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan pada 4 September 2013 lalu.

Direktur Puskaptis Husin Yazid mengumumkan hasil penghitungan cepat yang mereka lakukan dengan menyebut dan mengunggulkan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel.

Namun, belum selesai menyampaikan hasil penghitungan cepat tiba-tiba tim pasangan Herman Deru-Maphilinda Boer datang ke lokasi meminta Direktur Puskaptis mengklarifikasi apa yang sudah disampaikan kepada media massa.

Kemudian Direktur Puskaptis menyampaikan kalau hasil hitung cepat itu belum mencapai 100 persen, sehingga dengan demikian belum bisa diumumkan hasilnya.

“Hasilnya nanti Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengumumkan,” katanya dengan nada cemas.

Direktur Puskaptis itu juga meminta maaf kepada masyarakat Sumsel bila terjadi kesalahan penghitungan, karena pengiriman data dan sebagainya.

Selanjutnya pihak keamanan sudah ramai datang untuk mengamankan lokasi penghitungan cepat itu.

Direktur Puskaptis Husin Yazid dari lokasi hitung cepat. Dikabarkan, pria bertubuh gempal itu dibawa ke Polresta Palembang dengan menggunakan kendaraan roda empat, seperti di posting sayangi.com, Rabu (4/9/ 2013) lalu.(*)

Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help