Pemilu 2014

KPU: Hitungan Klaim Menang Prabowo-Hatta Tak Jelas

Namun, KPU menilai angka tersebut didapatkan tim pembela merah putih dengan hitung-hitungan yang tidak jelas.

KPU: Hitungan Klaim Menang Prabowo-Hatta Tak Jelas
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik (tengah) bersama anggota KPU 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum mempertanyakan hitung-hitungan tim pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang menyalahkan Berita Acara Rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam Pemilu Presiden 2014 tertanggal 22 Juli 204.

Dalam Surat Keputusan KPU Nomor 535/Kpts/KPU/TAHUN 2014, KPU menetapkan Prabowo-Hatta mendapatkan 62.576.444 suara dan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapatkan 70.997.833 suara.

Prabowo-Hatta mengklaim mendapatkan 67.139.153 suara, sementara Jokowi-JK hanya mendapatkan 66.435.124 suara.

Namun, KPU menilai angka tersebut didapatkan tim pembela merah putih dengan hitung-hitungan yang tidak jelas. Hal tersebut disampaikan salah satu advokat KPU, Ali Nurdin, dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung MK, Jakarta, Jumat (8/8/2014).

"Dari seluruh permohonan pemohon, tidak ada satupun yang menguraikan dengan jelas dimana kesalahan termohon dan kebenaran pemohon. Suara tidak diruaikan dengan jelas per tingkatan mulai dari tingkat TPS hingga Provinsi. Secara tiba-tiba langsung didapatkan angka secara nasional, tapi tidak ada hitungan suara di tingkat TPS, PPK sampai penghitungan di kabupaten/kota dan provinsi," ujarnya.

"Hitungan tersebut tidak berdasar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," tambah dia.

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved