Pemilu 2014

Debat Tak Sesuai Persidangan, Ketua MK Tegur Pihak Pemohon

Beberapa saksi yang berasal dari Jawa Timur diperdengarkan keterangannya di hadapan hakim konstitusi dan itu berjalan kondusif.

Debat Tak Sesuai Persidangan, Ketua MK Tegur Pihak Pemohon
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sebanyak 25 saksi dari pihak Prabowo-Hatta saat sidang lanjutan gugatan Pilpres 2014 diambil sumpah di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014). Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan jawaban termohon, keterangan pihak terkait, dan Bawaslu terkait gugatan Pilpres pasangan Prabowo-Hatta serta saksi dari pihak pemohon. 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Sidang lanjutan gugatan hasil perselisihan pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2014 kembali dilanjutkan. Sidang  dimulai  pukul 09.00 WIB dengan  mendengarkan keterangan para saksi dari pihak pemohon (Prabowo-Hatta), termohon (Komisi Pemilihan Umum/KPU), dan pihak terkait (Jokowi-Jusuf Kalla).

Awalnya sidang berjalan kondusif dengan mendengarkan keterangan dari termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU). Beberapa saksi yang berasal dari Jawa Timur diperdengarkan keterangannya di hadapan hakim konstitusi dan itu berjalan kondusif.

Namun, saat ketua MK, Hamdan Zoelva mempersilakan pemohon untuk bertanya kepada termohon menanggapi keterangan saksi, lalu terjadi sedikit keributan. Pemohon mencecar pertanyaan kepada termohon yang tidak sesuai dengan materi persidangan.

Hamdan pun sempat beberapa kali menegur pemohon dan saksi tidak berdebat yang tidak sesuai dengan persidangan. Bahkan, Hamdan beberapa kali mengetukkan palunya untuk memperingatkan sidang tetap kondusif.

"Biar majelis yang atur jalannya sidang. Kalau tidak ada yang atur, rusak ini sidang," kata Hamdan, Senin (11/8/2014).

Usai Hamdan menegur, sidang kembali dilanjutkan. Banyaknya saksi yang akan diperiksa yakni 75 saksi yang terdiri dari 25 saksi pemohon, 25 saksi termohon dan 25 saksi pihak terkait.

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved