Pemilu 2014

Abdul, Tukang Ojek yang jadi Anggota DPRD

Awi merupakan anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang sehari-hari berprofesi tukang ojek dan pekerjaan serabutan lainnya.

TRIBUN-MEDAN.COM., MANADO - Menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Abdul Wahid Ibrahim yang biasa dipanggil Awi.

"Saya pernah berkeinginan kuat menjadi legislator. Waktu itu, saya masih sekolah SMP dan belajar tentang Undang-undang. Dalam Undang-undang disebutkan fungsi dari lembaga legislatif seperti DPR RI hingga tugas dan fungsi di DPRD kabupaten kota," kata Awi saat diwawancarai Tribun Manado, Senin (11/8/2014).

Awi merupakan anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang sehari-hari berprofesi tukang ojek dan pekerjaan serabutan lainnya.

Seusai pelantikan anggota DPRD Kota Manado yang baru di Aula Pemko Manado, Senin (11/8/2014), Awi menuturkan ia nantinya, takkan segan menjadi tukang ojek meski sudah terpilih menjadi wakil rakyat.

"Saya akan melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota legislatif, tetapi akan tetap ngojek untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saya sedang merintis usaha, sehingga tidak bergantung dari gaji dewan. Saya akan menggunakan gaji di DPRD untuk menunjang kegiatan DPRD yang bertujuan akhir pada pelayanan masyarakat lewat kontrol terhadap pihak eksekutif, fungsi legislasi, penyusunan anggaran dan pengawasan," ujar Awi.

Dia juga mengatakan, keberhasilannya tak lepas dari peran istri Junita Usulu yang memberikan motivasi dan tindakan nyata untuk mencari dukungan. Menurut Awi kekuatan terbesar seorang pemimpin itu harus ditunjang kekuatan keluarganya. Awi mengakui jika Kota Manado saat ini kekurangan pemimpin yang ditopang oleh keluarganya. "Pemimpin itu harus jadi teladan bukan hanya dirinya tetapi juga keluarganya," ujar ayah dari Wahyuni Ibrahim, Amelita Ibrahim, Annisa Ibrahim dan Aulia ibrahim ini.

Anggota DPRD lainnya yang baru dilantik, Ibu Fatma Bin Zeh (38) mengaku sangat bersyukur bisa mendapat kepercayaan sebagai anggota DPRD Manado. Kali pertama baginya mendapat kepercayaan menjadi wakil rakyat uang akan ikut menentukan nasib Kota Manado kedepannya.

"Ini hal yang luar biasa buat saya. Diberikah Amanah dari Allah yang harus saya jaga dan terus perjuangkan untuk kepentingan banyak orang," ujar caleg dari Partai PPP Dapil Tuminting Bunaken ini kepada Tribun Manado, kemarin.

Demikian orangtua Ibu Fatma sangat berbangga akan profesi baru anaknya ini. Ayah dan ibunya yaitu Habib Sahil Mulahele dan Fahria Al Hadad yang hadir dalam pelantikan tersebut.

Suami, anak-anak dan tante-omnya juga hadir. Mereka bahkan hadir satu jam sebelum jadwal pelantikan yang akhirnya di mulai molor satu jam dari pukul 10.00 Wita yang dijadwalkan diundangan.

"Senang dan bangga. Kami memang memberikan dukungan penuh karena anak kami ini memiliki potensi. Anak kami ini juga bergaulnya bagus dan pekerja keras, dia tidak kenal lelah kalau melakukan sesuatu," kata Fahria Al Hadad ibundanya Ibu Fatma.

Habib Sahil Mulahele, ayah Fatma menuturkan harapannya agar anaknya ini bisa memperjuangkan sektor pendidikan.

"Saya melihat pendidikan di Manado masih harus dimaksimalkan. Saya berharap anak saya bisa memperjuangkan hal itu," katanya.

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved