Pemilu 2014

KPU Binjai Bantah Formulir C7 dan DPKTB Hilang

Ia menjelaskan, ketika kembali dicek, ternyata formulir tersebut ada ditemukan di kantor kelurahan. Bahkan ada yang tersimpan di rumah ketua PPK.

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Komisi pemilihan umum (KPU) kota Binjai membantah hilangnya formulir C7 dan formulir Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTB) di kelurahan Kartini Binjai Kota saat pembukaan kotak suara. Tidak adanya formulir c7 dan DPKTB dikarenakan kelalaian dan ketidakmengertian PPK.

“Pada saat pembukaan kotak suara, Sabtu (9/8) kemarin, formulir C7 dan DKTB dari kelurahan Kartini memang tidak ditemui, tapi bukan hilang. Hanya saja pihak PPK lalai, karena mereka anggap formulir-formulir itu bukan komponen yang harus dimasukkan ke kotak suara,” ucap Komisoner KPU Binjai,  Labaik Simanjorang kepada Tribun, Jumat siang (15/8).

Ia menjelaskan, ketika kembali dicek, ternyata formulir tersebut ada ditemukan di kantor kelurahan. Bahkan ada yang tersimpan di rumah ketua PPK.  

“Kesalahan ini memang murni ketidakmengertian petugas kita di lapangan. Padahal pada saat bimtek kepada petugas PPS dan PPK sudah kita jelaskan,” jelasnya.

Sebelumnya, memasuki babak akhir sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), beredar kabar pihak KPU Binjai tidak becus dalam pelaksanaan Pilpres. Karena di saat pembukaan kotak suara, tidak ada ditemukan formulir e7 dan DPKTB.

“Coba  konfirmasi KPU, nggak ada ditemukan formulir itu. Masaan bisa hilang gitu,” kata seorang sumber kepada Tribun.

Hasil rekapitulasi KPU  Kota Binjai, berdasarkan hasil rapat pleno di Aula Lantai IV Hotel Graha Kardopa Binjai, pasangan Calon Presiden dan Calon wakil Presiden (Capres dan Cawapres-red) nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) menjadi pemenang pada penyelenggaraan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (Pilpres RI) 2014 di Kota Binjai.

Pasangan Prabowo-Hatta meraih 77.888 suara atau unggul 63.14 persen dari total 123.351 suara sah yang masuk. Sedangkan kandidat saingannya, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Joko Widodo dan M Jusuf Kalla (Jokowi-JK), hanya mampu meraih 45.463 suara atau memperoleh 36, 86 persen suara sah. (ari/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved