TribunMedan/

Demo Mahasiswa: "Florence, Silahkan Angkat Kaki dari Jogja"

Jam 4 PM di Bunderan UGM ada demo spontanitas orang Jogja menuntut pengusiran mahasiswi S2 UGM yg menghina Jogja, Florence Sihombing. LOL”

Demo Mahasiswa:
Tribun Medan / doc
Warga Jogja melakukan aksi tolak Florence keluar dari Jogja setelah menghina Jogja. Aksi ini dilakukan warga Jogja di Bundaran UGM, Kamis (28/8/2014). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kicauan Florence di media sosial yang dinilai menghina warga Yogya, berbuntut panjang. Setelah berbagai kecaman muncul di dunia maya, kini Florence tampaknya akan menghadapi ancaman lebih serius. Perempuan yang disebut-sebut kuliah S2 FH UGM ini resmi dilaporkan ke Polda DIY, oleh LSM Jangan Khianati Suara Rakyat (Jati Sura) yang didampingi oleh kantor advokat Erry Suprianto, pada Kamis (28/8/2014). Laporan tersebut resmi diterima SPK Polda DIY pukul 17.30 wib dengan nomor laporan STBL/644/VIII/2014/DIY/SPKT.

Adapun, laporan dari SPKT langsung diterima dan diproses petugas di Ditreskrimsus Polda DIY. Laporan diterima oleh petugas di Ditreskrimsus Bigadir Dion. "Jadi ini laporan sudah resmi kami terima," ucapnya pada Kamis petang.

Ia menambahkan, laporan itu baru dijadikan sebagai bahan untuk penelitian awal laporan. Dari sini, Reskrimsus kemudian akan menentukan Subdit mana yang akan menangani kasus ini. "Nanti pasti kami hubungi terlapor bahwa ada laporan ini," jelasnya.

Sementara itu, Florence dijerat dengan UU ITE Pasal 28 ayat 2 yang berbunyi "Setiap orang dengan sengaja dam tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan"

Setiap orang yang memenuhi pasal tersebut, diancam pidana penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sementara itu, dikutip dari akun @11111AN di Twittwe mengabarkan bahwa, “ Jam 4 PM di Bunderan UGM ada demo spontanitas orang Jogja menuntut pengusiran mahasiswi S2 UGM yg menghina Jogja, Florence Sihombing. LOL”

Data dari Tweetreach.com menunjukkan bahwa Tagar #UsirFlorenceDariJogja sampai pukul 17:30 wib telah menjangkau sebanyak 21,942 akun.  

Florence saat ini mungkin sedang panik atau tak tahan dengan hujatan yang menimpanya, akun twitternya @florencje_ kini sudah dihapus.

Florence marah-marah di social media karena tidak mau antre di SPBU pada Kamis, 28 Agustus 2014. Postingannya iru kemudian menyebar di internet sampai sore ini.

Editor:
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help