Pilkada 2015

75 Balon Kepala Daerah Ikut Ujian Tertulis dan Wawancara di PDIP Sumut

DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut melakukan fit dan profer test bakal calon bupati/walikota

75 Balon Kepala Daerah Ikut Ujian Tertulis dan Wawancara di PDIP Sumut
Internet
Ilustrasi Kepala Daerah 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut melakukan fit dan profer test bakal calon bupati/walikota yang mendaftar ke partai moncong putih tersebut, Senin (18/5/2015).

Fit and profer test yang dihadiri bakal calon bupati/walikota ini dibuka langsung oleh Sekjend DPP PDIP Hasto Krisyanto, di Kantor DPD PDIP Sumut, Jln Hayam Wuruk, Medan.

Terlihat hadir beberapa bakal calon kepala daerah yang mendaftar ke PDIP, diantaranya bakal calon Walikota Binjai, H Dhani Setiawan Isma, bakal calon Walikota Medan, Camelia Panduwinata Lubis dan Ramadhan Pohan.

Untuk hari ini, lebih dahulu PDIP memfit and profer test calon kepala daerah yang mendaftar di 15 kabupaten/kota di Sumut. Yakni, Binjai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Asahan, Pakpak Barat, Karo, Simalungun, Serdang Bedagai, Nias, Nias Utara, Medan, Samosir, Tanjung Balai dan Pematang Siantar. Sedangkan untuk 10 kabupaten/kota lainnya akan dilakukan besok, Selasa (19/5/2015).

Wakil Sekretaris Bidang Internal DPD PDIP Sumut, Akhyar Nasution mengatakan, proses fit and profer test untuk 15 kabupaten/kota hari ini diikuti 75 orang bakal calon kepala daerah, dengan materi 13 pertanyaan test tertulis serta wawancara dilakukan oleh tim penjaringan.

"Dari 15 kabupaten/kota diikuti

75 orang bakal calon yang mendaftar. Test tertulis dengan 13 pertanyaan, diantaranya pertanyaan tentang pengenalan terhadap wilayah masing-masing, tentang PDIP, Nawacita, visi-misi, komitmen pembangunan jika terpilih, dan komitmet untuk menggerakkan mesin partai," jelas Ahyar.

Untuk test wawancara, tambah Ahyar pertanyaannya akan lebih di perdalam seputar materi yang berkaitan dengan ujian tertulis tersebut. Sedangkan pada Rabu (20/5/2015) semua calon yang mendaftar akan dilakukan test assesment psikis dilaksanakan oleh Himpunan Psikologi Indonesoa (HPSI) di Hotel Grand Kanaya Medan.

"Assesment psikologi dilakukan untuk eksplorasi psikologi, mengukur konsistensi dan kemampuan manajerial masing-masing calon," ujarnya.

Ahyar menyebut, fit and profer test tersebut bukan satu-satunya penilaian untuk menentukan calon kepala daerah yang akan ditetapkan. Namun, ia juga menegaskan test ini bukan main-main.

"Test ini bukan test main-main. Ini salah satu kretiria penilaian.yang objektif. Sedangkan parameter berikutnya nanti dilakukan survei dan mempelajari apakah calon-calon tersebut tidak berpotensi dengan masalah hukum. Penentuan calon tetap nanti akan dilakukan berdasarkan penilaian secara akumulatif," katanya.

(fer/tribun-medan.com)

Tags
Sumut
Penulis: Feriansyah
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved