Pemilu 2015

Mantan Pemain Real Betis Ini Ingin Jadi Bupati Samosir

"Mudah-mudahan masyarakat Samosir bisa menerima saya nanti. Saya ingin membawa Samosir lebih baik dan potensinya bisa dikenal luas dunia."

Mantan Pemain Real Betis Ini Ingin Jadi Bupati Samosir
int
Carlos Melgares Varon (kiri) 

TRIBUN-MEDAN.com-Carlos Melgares Varon, 51, menjadi pusat perhatian saat penyaringan tahap I, bakal calon (balon) kepala daerah PDI Perjuangan di Jalan Hayam Wuruk, Medan, Selasa (19/5). Mantan pemain klub La Liga, Real Betis ini, yang menjadi bakal calon Bupati Samosir, Sumatera Utara ini memancing sejumlah kader PDI Perjuangan meminta berfoto dengan Carlos.

"Istri saya Adiriana Malau, asli anak Samosir. Saya menjadi WNI sejak 2008. Saya tinggal di Jakarta, tapi selalu berada di Samosir," ujarnya dalam Bahasa Indonesia yang cukup baik.

Carlos membenarkan dirinya masuk skuat Real Betis, saat bermain di La Liga selama tiga musim, 1985-1988.
"Itu sudah lama sekali. Dari Real Betis, saya memilih pensiun dari sepakbola dan menjadi pastor kala itu," katanya .

Carlos yang juga pemilik CS Soccer Academy dan Ucam Soccer Academy di Jakarta ini, mengatakan dirinya maju sebagai balon Bupati Samosir atas dasar keprihatinan atas kondisi Samosir yang semakin terpuruk dari aspek lingkungan.

"Dasarnya, keprihatinan. Lingkungan di Samosir semakin terpuruk. Ini butuh kerja nyata untuk memperbaikinya," ucapnya.

Carlos mengaku, dirinya sudah sering terlibat dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan di Samosir. Pesta Danau Toba dan Green Samosir, contohnya. Dia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial di daerah itu.

"Mudah-mudahan masyarakat Samosir bisa menerima saya nanti. Yang jelas saya ingin membawa Samosir lebih baik dan potensinya bisa dikenal luas dunia," katanya.

 

Pria yang kini bekerja di bidang perusahaan jasa tenaga kerja dan pendidikan ini menambahkan, dirinya sudah konsultasi dengan Bupati Samosir Mangindar Simbolon. 

"Saya sudah sampaikan ke Mangindar. Saya mau mencalonkan diri. Dia mendukung, yang penting harus siap menang siap kalah," katanya.

Carlos menambahkan dirinya hanya mendaftar ke PDI Perjuangan karena tertarik sosok Joko Widodo.
"Saya tidak ke partai lain. Karena sebenarnya saya sudah siap untuk maju sebagai calon Bupati Samosir," ujarnya sambil tersenyum.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Soetarto mengatakan, kehadiran sosok Carlos dalam penjaringan kepala deerah ini merupakan konsekuensi dari proses yang terbuka.

"Artinya, selagi memenuhi syarat. Semua berhak untuk ikut," katanya. (@stondq)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved