TribunMedan/

Surga Belanja untuk Anak Muda Ada di Pajus Medan

Pajus (Pajak USU) di jalan Jamin Ginting, bekas terminal bus Karona, merupakan pasar mahasiswa yang terkenal di kota Medan.

Surga Belanja untuk Anak Muda Ada di Pajus Medan
TRIBUN MEDAN / SILFA HUMAIRAH
Pajus (Pajak USU) di jalan Jamin Ginting, bekas terminal bus Karona 

Laporan wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com - Pajus (Pajak USU) di jalan Jamin Ginting, bekas terminal bus Karona, merupakan pasar mahasiswa yang terkenal di kota Medan. Segala keperluan mahasiswa mulai dari perlengkapan belajar, elektronik dan perkakas tugas praktik dan souvenir ada di sini.

Kalau mampir ke pasar ini, wisatawan juga bisa mendapatkan souvenir khas kota Medan, seperti sepatu lukis, gelas gambar hingga baju sablon berbacaan USU. Bagi wisatawan yang ingin menempah sepatu atau gelas dan baju dengan gambar pilihan sendiri juga bisa.

Di pasar ini juga banyak tersedia perlengkapan sekolah, kuliah, buku, pernak- pernik komputer, ponsel, aksesoris hingga kebutuhan sandang seperti pakaian, celanaerta berbagai macam kuliner.

Ada juga grosir paket kartu internet, plasdis hingga headset dan promo casing handphone. Pasar ini cukup lengkap dan menawarkan banyak barang promo dan obral. Hal itu tentu disesuaikan dengan kantong mahasiswa. Pasar ini menjadi surganya anak muda, karena menawarkan segala sesuatunya dangan harga terjangkau pula.

Yati, pedagang, menuturkan pasar ini menjadi primadona mahasiswa bukan saja untuk mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) tapi juga mahasiswa dari kampus lain.

"Selain harganya yang terjangkau, apa saja ada dan banyak pilihan. Di sekitar Jamin Ginting juga banyak kampus, sehingga walaupun namanya Pajak USU, pembeli dan pedagangnya datang dari berbagai kalangan dan dari beragam kampus," katanya.

Menurutnya, seiringnya perjalanannya waktu, pasar ini berkembang pesat dilingkungan USU. Para pedagang baru pun bermunculan.

Kini Pajus semakin lebih berkembang dan jauh lebih tertata rapi. Sebelumnya, Pajus yang lama terletak di lingkungan kampus, namun mengalami kebakaran yang besar di tahun 2010 hingga dipindahkan di area yang sekarang.

Rika Diana, menuturkan pajus yang sekarang lebih menawarkan banyak aneka perlengkapan. Baik itu keperluan kampus, keperluan sehari-hari hingga jajanan kuliner yang murah meriah.

"Dulu gak ada jajanan kuliner dan makanan seramai ini, lebih fokus ke perlengkapan kampus, tapi kalau sekarang lebih lengkap. Khususnya kuliner jajanan kaki lima hingga warung makanan berat juga ada," katanya.

Penulis: Silfa Humairah
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help