Jelang Pilkada

Calon Wali Kota Ini Sesumbar Bisa Samai Ridwan Kamil dan Risma

Jika diberikan kesempatan memimpin Siantar, prestasi-prestasi mereka optimistis bisa kita capai. Kita sudah tahu apa yang dibutuhkan kota ini.

Calon Wali Kota Ini Sesumbar Bisa Samai Ridwan Kamil dan Risma
TRIBUN MEDAN/ROYANDI HUTASOIT
TEDDY Robinson Siahaan dan Zainal Purba, diarak menggunakan becak khas Siantar. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Terlepas dari pro dan kontra, mesti diakui, pimpinan daerah paling populer di Indonesia saat ini adalah Ridwan Kamil. Satu-satunya orang yang bisa menyaingi popularitas Wali Kota Bandung ini adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Keduanya mencapai kepopuleran karena dua hal yang berhubungan satu sama lain. Yakni program kerja dan sikap diri, yang kemudian dilambungkan oleh media. Baik Ridwan maupun Risma, sebagaimana halnya Joko Widodo dulu, adalah media darling.

Pencapaian Ridwan Kamil dan Risma agaknya menginspirasi Teddy Robinson Siahaan. Bakal calon Wali Kota Pematangsiantar, Sumut, ini sesumbar dirinya dapat menyamai prestasi dan popularitas keduanya.

"Ridwan kamil sangat dibanggakan di Bandung. Risma juga begitu. Prestasi mereka juga bagus. Kapan lagi Siantar punya wali kota yang layak dibanggakan seperti mereka, kalau bukan sama kami TRS-Zainal," ujarnya usai acara deklarasi pasangan bakal calon Wali Kota Pematangsiantar, di Lapangan Farel Pasaribu, Minggu (26/07/2015).

Teddy Robinson Siahaan, yang suka menyingkat namanya dengan TRS, berpasangan dengan Zainal Purba. Dari Lapangan Farel Pasaribu, keduanya diarak menggunakan becak khas Siantar menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siantar di Jl Porsea.

"Jika diberikan kesempatan memimpin Siantar, prestasi-prestasi mereka optimistis bisa kita capai. Kita sudah tahu apa yang dibutuhkan kota ini, kita sudah tahu apa yang kurang di kota ini," katanya.

Namun ketika ditanyakan, apakah bisa membangun taman-taman yang dimiliki oleh Bandung di Siantar, ia justru balik bertanya.

"Apakah Siantar butuh taman seperti di Bandung? Kita hanya akan membangun apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Siantar. Jadi akan kita teliti dulu," ujarnya.

Jawaban TRS jadi kedengaran rancu. Apakah Siantar butuh taman seperti di Bandung? Faktanya saat ini, Kota Pematangsiantar boleh dikata tidak memiliki fasilitas ruang terbuka umum. Lapangan Adam Malik yang dulu dimanfaatkan warga kota untuk ruang terbuka, sekarang justru lebih sering disewakan oleh pemerintah kota untuk kepentingan-kepentingan bisnis.

Di lain sisi, belum-belum, upaya TRS untuk maju memperebutkan kursi Wali Kota sudah mendapatkan ganjalan. Lucunya, ganjalan itu datang dari internalnya sendiri.

Surat dukungan dari Partai Hanura kepada TRS dan Zainal ternyata keliru. Mereka menyebut keduanya didukung sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Sumatera Barat.

Akibat kesalahan ini, Pendaftaran TRS-Zainal tidak diterima KPU Siantar. Ketua KPU Siantar, Mangasi Purba, mengatakan bahwa mereka masih menangguhkan pendaftaran TRS-Zainal.

"Kita meminta supaya surat tersebut diperbaiki terlebih dahulu oleh yang bersangkutan," ucapnya.

(cr7/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved