Jelang Pilkada

Pertarungan Tiga Birokrat di Binjai

Saya tidak menyesal, karena menjadi pamong bisa di mana saja dan saya ingin lebih mengabdi kepada masyarakat.

Pertarungan Tiga Birokrat di Binjai
INTERNET

Laporan wartawan tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Binjai 2015 akan menjadi pertarungan para birokrat. Sejauh ini, dari bakal-bakal calon yang telah muncul ke permukaan dan diusung oleh partai-partai politik, terdapat tiga orang yang berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS).

Mereka adalah HM Idaham, H Dhani Setiawan, dan M Tulen. Sebelum menjadi Wali Kota Binjai, Idaham pernah menjabat Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan. Dhani Setiawan menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan M Tulen menjabat Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan Pemko Binjai.

HM Idaham berpasangan dengan Timbas Tarigan, Sedangkan H Dhani Setiawan Isma dengan H Shaleh Bangun dan M Tulen dengan Juliadi.

Berdasarkan PKPU No.12 Tahun 2015, di mana dinyatakan bahwa PNS aktif tidak boleh mencalonkan diri sebagai pejabat pemerintahan dalam Pilkada, maka ketiganya diharuskan untuk mengundurkan diri.

Kepala BKD Kota Binjai, Amir Hamzah, pada Tribun mengatakan HM Idaham sudah mengajukan surat pengunduran diri.
"Minggu lalu masuknya. Cuma saya lupa tanggalnya, besok saja datang ke kantor, biar penjelasannya gak salah," ucapnya seraya menambahkan, sebagai PNS, Idaham baru akan pensiun 10 tahun lagi.

M Tulen yang masih memiliki masa kerja aktif sampai lima tahun ke depan, dan Dhani Setiawan yang masa kerjanya tersisa 15 tahun, juga telah melakukan hal serupa.

"Sudah disampaikan. Saya tidak menyesal, karena menjadi pamong bisa di mana saja dan saya ingin lebih mengabdi kepada masyarakat," ucap Dhani.

(ari/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved