Fakultas Ekonomi USM Indonesia Fokus Tumbuhkan Minat Wirausaha

Dalam proses pembelajaran, Fakultas Ekonomi Universitas Sari Mutiara Indonesia fokus dalam menumbuhkan minat wirausaha

Fakultas Ekonomi USM Indonesia Fokus Tumbuhkan Minat Wirausaha
TRIBUN MEDAN / WIWI DERIANA
Mahasiswa sedang mengadakan seminar character building and public speaking 

Laporan wartawan Tribun Medan / Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam proses pembelajaran, Fakultas Ekonomi Universitas Sari Mutiara Indonesia fokus dalam menumbuhkan minat wirausaha. Hal ini dilakukan kampus dalam upaya meningkatkan kemandirian mahasiswa sejak dini.

Jadi begitu menyelesaikan pendidikannya, mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan. Mahasiswa bisa menghasilkan karya dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

"Upaya menumbuhkan minat wirausaha merupakan satu upaya kampus untuk membantu pemerintah. Apagi wirausaha sedang digalakkan pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran," kata Dekan Fakultas Ekonomi USM Indonesia. Elizabeth Haloho.

Untuk menumbuhkan minat ini, Elizabeth mengatakan fakultas memberikan mata kuliah kewirausahaan . Bahkan dalam mata kuliah kewirausahaan yang diberikan, mahasiswa harus menghasilkan sebuah karya. Nantinya, karya ini bisa dipamerkan di bazar yang diadakan rutin setiap tahun.

Dalam mendukung mata kuliah kewirausahaan ini, kampus juga memberikan mata kuliah e-commerce. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diajari cara berusaha secara online. Nantinya di akhir pembelajaran mahasiswa harus mempunyai toko elektronik.

"Sekarang trennya memang berjualan online. Kita ajarkan ke mahasiswa, berusaha tidak harus mempunyai modal besar. Cukup dengan bantuan internet saja sudah bisa berusaha. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang sudah sukses dengan usahanya, " ucapnya.

Dalam wirausaha, ia menuturkan dibutuhkan juga kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi. Untuk itu kampus memberikan kelas public speaking yang akan membantu mahasiswa berkomunikasi dengan baik. Selain itu mahasiswa dibiasakan berbicara dengan konsumennya nanti.

Dalam kelas public speaking, ia mengatakan tidak hanya sekadar berbicara, mahasiswa diajarkan berbahasa inggris. Setiap pertemuan, mahasiswa akan diberikan satu topik. Kemudian mahasiswa akan membahas topik tersebut dalam bahasa inggris.

(der/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved