Pilkada Serentak

Ramadhan Pohan Janji Majukan PSMS Jika Terpilih

"Saya nanti kalau terpilih, 2-3 tahun PSMS Medan akan bangkit saya buat. Karena Medan ini dipimpin oleh orang yang gila bola," katanya.

Ramadhan Pohan Janji Majukan PSMS Jika Terpilih
TRIBUN MEDAN / RYAN JUSKAL
Ramadhan Pohan 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Bakal calon (balon) Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan berjanji akan memajukan sepakbola di Medan, khususnya klub PSMS, jika nantinya ia terpilih.

"Saya nanti kalau terpilih, 2-3 tahun PSMS Medan akan bangkit saya buat. Karena Medan ini dipimpin oleh orang yang gila bola. Mencintai bola dengan sangat," ujarnya, saat berdiskusi di Kantor Harian Tribun Medan, Selasa (18/8/2015).

"Saya sampai sekarang masih aktif main bola. Karena saya sangat mencintai bola sejak kecil. Jadi saya bilang sama Pak Eddie, nanti PSMS harus kita majukan," sambung Ramadhan.

Selain ingin memajukan PSMS, Ramadhan juga memaparkan sejumlah janji yang akan ia lakukan jika nanti terpilih. Salah satunya ia akan mengubah sistem dalam birokrasi Pemko Medan. Ia ingin membuat birokrasi Pemko Medan transparan.

"Pertama birokrasi. Lelang jabatan itu harus. Dan harus ada apresiasi kepada SDM yang berkualitas dan mau berkembang maju. Kita mau menciptakan aparat yang transparan, akuntabel. Kita bikin sistem yang transparan lah. Itu dulu yang pertama. Kalau itu sudah ada, trust (kepercayaan) orang akan muncul," katanya.

Diakui Ramadhan, tingkat heterogenitas di Medan cukup tinggi. Namun, ia optimis mampu membuktikan bahwa ia layak memimpin Kota Medan.

"Medan ini memang heterogen. Agak mirip lah dengan Surabaya. Kita ingin melakukan pendekatan dengan harmoni, dengan hati. Orang Medan itu gak suka dengan pemimpin yang penakut. Atau anggar jago. Menghadapi inang-inang atau pedagang sayur itu beda dengan LSM," katanya.

Selain itu, Ramadhan juga berjanji akan menghapus kolusi dan nepotisme yang selama ini menjamur dalam pemerintahan.

"Jangan lagi ada uang sogok masuk sekolah. Mau seperti apa kualitas pendidikannya nanti. Jangan ada lagi investor atau pengusaha nyogok-nyogok kepala daerah. Kita enggak akan terima," katanya.

Sebagai gantinya, para investor atau pengusaha yang hendak menjalankan bisnis di Medan harus membangun taman kota Medan. Hal itu selaras dengan visinya yang ingin menciptakan taman kota yang besar dan lengkap dengan fasilitas bagi seluruh warga Kota Medan.

"Kita suruh aja nanti investor atau pengusaha itu bangunkan taman. Kita ingin Medan ini punya taman yang cantik gitu. Kayak di Roma itu. Ada bangkunya panjang. Terus ada tempat air minumnya gratis. Alat-alat fitnessnya gratis. Semuanya gratis untuk warga. Bukan hanya warga kota dan kaya saja, yang miskin juga harus menikmatinya," ujarnya. (amr/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved