Pilkada Serentak

Hanya Sujito-Djumadi yang Lolos dari Perseorangan di Siantar

Pasangan Sujito-Djumadi ditetapkan sebagai satu-satunya pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur independen.

Hanya Sujito-Djumadi yang Lolos dari Perseorangan di Siantar
Tribun Medan/Royandi Hutasoit
PPS Setia Negara, Resmina Nababan, membacakan hasil verifikasi faktualnya saat Rapat Pleno Terbuka di kantor Kecamatan Sitalasari, Rabu (19/8/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR-Pasangan Sujito-Djumadi ditetapkan sebagai satu-satunya pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari jalur independen.

Berdasarkan hasil rapat pleno PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) se-Kota Pematangsiantar, Rabu (19/8/2015) jumlah dukungan paslon Sortaman-M Nurdin 8.836 dukungan, Sujito-Djumadi 7.864, Erizal Ginting-Tjaw Kim 4.444, Fernando Simanjuntak-Arsidi 176.

Dari hasil ini rekapitualsi ini paslon Sortaman/M Nurdin meraih posisi tertinggi, posisi kedua paslon Sujito/Djumadi, posisi ketiga Erizal Ginting/Tjaw Kim dan posisi paling buncit Fernando Simanjuntak/Arsidi.

Namun walaupun Sortaman memiliki dukungan signifikan pada tahap kedua ini, pasangan ini tidak memenuhi syarat dukungan minimal dari KPU. Sebelumnya, pada perolehan verifikasi tahap pertama, Sortaman/M Nurdin didukung 13.121, sedangkan verifkasi tahap kedua 8.836. Dan bila dijumlahkan 21.957. Paslon ini mengalami kekurangan 1.695 dukungan dari syarat minimal yang harus dipenuhi sebanyak 23.652.

Meskipun menebar kupon bagi-bagi sembako, paslon Erizal Ginting-Tjaw Kim tidak mendapat cukup dukungan untuk maju. Dari hasil verifikasi faktual tahap pertama sebanyak 6.755 dukungan. Sedangkan hasil verifikasi faktual tahap kedua 4.444, dan bila dijumlahkan 11.199.Paslon ini mengalami kekurangan dukungan 12.453 dari syarat minimal yang harus dipenuhi sebanyak 23.652.

Selanjutnya untuk pasangan Fernando-Arsidi yang sebelumnya dipastikan oleh KPUD Kota Pematangsiantar tidak lolos, memperoleh hasil verifikasi faktual tahap pertama sebanyak 12.270, sedangkan hasil verifikasi faktual tahap kedua 176. Jika ditotal, paslon ini hanya mendapatkan dukungan 12.446.Terdapat kekurangan sebanyak 11.206, dari syarat minimal yang harus dipenuhi yakni 23.652

Sementara pasangan Sujito-Djumadi dipastikan lolos karena memiliki cukup dukungan minimum yang di tetapkan oleh KPU. Dari verifikasi faktual tahap pertama yang diperoleh Sujito Djumadi yaitu sebanyak 16.201, sementara hasil verifikasi tahap kedua 7.864. Dan bila dijumlahkan, paslon ini mengantongi dukungan sebanyak 24.065. Artinya, terjadi kelebihan dukungan sebanyak 413, dari syarat minimal 23.652. (cr7/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved