Pilkada Serentak

Tim Paslon di Binjai Keberatan Soal Batasan Dana Kampanye

Menurut para tim pasangan calon, penetapan dana maksimal Rp 1.573.305.000 tersebut terlalu kecil. Dikhawatirkan kampanye tak meriah.

Tim Paslon di Binjai Keberatan Soal Batasan Dana Kampanye
Tribun Medan/M Azhari Tanjung
KPU Binjai mensosialisasi penetapan dana kampanye oleh pasagan walikota dan wakil walikota dalam Pilkada Binjai, Jumat (21/8/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI-Dana kampanye pasangan calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pilkada Binjai 2015 dibatasi maksimal Rp 1.573.305.000.

Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi pembatasan dana kampanye Pilkada Binjai 2015 yang dilakukan oleh komisi Pemilihan Umum (KPU) Binjai di Aula Kementrian Agama Binjai, Jumat (21/8/2015) sore.

Dalam sosialisasi tersebut tampak hadir masing-masing para tim sukses dari pasangan calon, seperti Suzirmal Sos dan Lukman dari tim Idaham–Timbas Tarigan, untuk tim pasangan Juliadi – M Tulen (Jitu) dihadiri Naniwasita dan suyadi Sos, sementara untuk pasangan Saleh Bangun–Dhani Setiawan (SahDhan) Agus Susanto SH dan Khairul syah.

Ketua KPU Binjai Heri Dani usai pertemuan mengatakan, tim sukses pasangan calon banyak keberatan dengan batasan ini. Menurut para tim pasangan calon, penetapan dana tersebut terlalu kecil sehingga dikhawatirkan membuat kampanye pasangan calon tersebut tidak meriah.

Menurut Heri, dana sebesar Rp 1.573.305.000 nantinya akan dibagikan ke beberapa keperluan yang telah disepakati, seperti dana untuk penyelenggaraan umum masing-masing calon, pertemuan terbatas para calon, pertemuan tatap muka masing-masing calon dan pembuatan dana kampanye.

“Kurang ingat saya rincian dana dari masing-masing item tersebut. Tapi pembuatan alat peraga kampanye masing-masing calon dibuat oleh KPU,” katanya.

Ketika ditanya, bagaimana bila ada pasangan calon yang kedapatan dana kampanyenya melebihi dari yang ditetapkan. Heri menjawab, hal tersebut nantinya akan mereka proses.

“Kalau ada ditemukan, tentunya ada tindakkannya dan dana tersebut dimasukkan ke APBD,” ucapnya.

Sebelumnya pihaknya juga melakukan pertemuan dengan pemko serta tim dari pasangan calon terkait sosialisasi zona kampanye. Namun sampai saat ini, pihaknya masih belum menetapkan zona dan alat peraga kampanye.

“Tentang zona kampanye dan larangan saat ini masih kita godok,” terangnya.

Untuk tahapan pilkada selanjutnya sambung Hari, pihaknya pada senin (24/8) akan menetapkan pasangan calon walikota dan wakilnya. Namun ketika ditanya adakan calon yang gugur, dirinya tidak menjawabnya.

“ya sudah tunggu saja, kalau kami bilang sekarang kan ngak seru lagi. Tunggu saja tanggal 24 ya,” ucapnya sambil berlalu.

Dalam Pilkada Binjai, sudah tiga pasang bakal calon memastikan maju. Dimana Ketiga pasang balon tersebut, H Saleh Bangun-H Dhani Setiawan yang diusung Partai Gerindra, Nasdem dan Hanura. Selanjutnya H M Idaham-Timbas Tarigan yanng diusung Partai Demokrat dan PKS, dan terakhir pasangan Juliadi dan M Tulen yang diusung PAN dan PDI Perjuagan. (ari/tribun-medan.com)

Tags
Binjai
Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved