TribunMedan/

Polisi Rampok BRI Delitua Tugas di Bagian Keuangan

"Dia dibekali senjata karena yang bersangkutan bertugas di Bagian Keuangan jadi untuk proses pengamanan," kata Kapolres Bireun.

Polisi Rampok BRI Delitua Tugas di Bagian Keuangan
Ist
Kerumunan warga mengamati kantor BRI Delitua yang baru saja disambangi dua rampok bersenjata, Rabu (15/9/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolres Bireun AKBP Ali Khadafi membenarkan Briptu Dian Chaidir yang merampok BRI Delitua adalah anggota Polres Bireun di Bagian Keuangan.

Briptu Dian pergi ke Medan tanpa sepengetahuan komandannya.

"Benar. Yang bersangkutan anggota saya yang bertugas di Bagian Ekonomi. Saya sudah cek bahwa Briptu Dian ke Medan tidak ada izin. Artinya ia meninggalkan dinas. Bahkan, sebagian uang remunerasi masih berada di tangannya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (15/9/2015) malam. 

BACA JUGA: Keterlaluan! Tak Senang Ditegur, Anak Pengusaha Tampar Polisi Ini

Ia mengatakan baru saja melakukan kordinasi dengan Polresta Medan untuk melakukan pengembangan proses penyelidikan. (Baca: Polisi Rampok Bank BRI Pakai SS1)

"Saya sudah mengirimkan tim ke Medan. Dan baru saja berangkat dari Polres Bireun. Alasan dia dibekali senjata karena yang bersangkutan bertugas di Bagian Keuangan jadi untuk proses pengamanan," katanya.

Ia menyampaikan, bahwa Briptu Dian pergi tanpa izin sejak Senin, 14 September 2015.

Sehingga, dia mengaku terkejut adanya dugaan perampokan yang ditujukan kepada anggotanya itu.

AKBP Ali Khadafi mengatakan, Briptu Dian Chaidir menggondol uang dari BRI Delitua, Selasa (15/9/2015) merupakan uang remunerasi Rp 80 juta yang harusnya diberikan kepada rekan-rekannya di Polres Bireun.

Halaman
12
Penulis: Jefri Susetio
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help