TribunMedan/

Untung-Rugi Menjadi Traveler Perempuan Menurut Riyanni Djangkaru

Para pehobi jalan-jalan atau traveler khususnya perempuan punya tantangan tersendiri saat melakukan perjalanan, khususnya perjalanan solo.

Untung-Rugi Menjadi Traveler Perempuan Menurut Riyanni Djangkaru
Silvita Agmasari
Dody Johanjaya dan Riyanni Djangkaru dalam talkshow buku Negeri Para Roh di Kompas Gramedia Fair 2015, JCC, Jakarta, Sabtu (12/12/2015) 

TRIBUN-MEDAN.com - Para pehobi jalan-jalan atau traveler khususnya perempuan punya tantangan tersendiri saat melakukan perjalanan, khususnya perjalanan solo. Perspektif banyak orang tentang perempuan sebagai sosok yang lemah, terkadang menyulitkan untuk menjelajah lebih jauh.

Riyanni Djangkaru, mantan presenter acara Jejak Petualang sekaligus pejalan perempuan, memiliki cerita unik.

"Terus terang saat memulai dengan tim Jejak Petualang saya merasa diuntungkan, selalu ada alasan PMS, lapar, takut tergores. Padahal bekas goresan juga sudah banyak," canda Riyanni pada Kompas Gramedia Fair 2015 di JCC, Sabtu (12/12/2015).

Ibu dari satu orang anak ini berkata jika sebenarnya pejalan perempuan tak boleh diremehkan. Pasalnya, perempuan memiliki keunggulan dalam melakukan perjalanan, yakni kemampuan peka terhadap lingkungan dan memiliki kesabaran yang lebih besar dibanding kaum laki-laki.

"Di satu sisi juga dirugikan karena tidak dipercaya untuk melakukan kegiatan fisik yang dianggap berat. Padahal sebenarnya bisa dilakukan dengan latihan," ungkap Riyanni yang masih aktif bertualang hingga sekarang. (*)

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help