Wartawan Harian Medan Pos Terpilih sebagai Ketua Wartawan Unit Polresta Medan

Wartawan harian Medan Pos ini terpilih setelah mengikuti pemilihan yang digelar di Press Room Polresta Medan Jalan HM Said.

Wartawan Harian Medan Pos Terpilih sebagai Ketua Wartawan Unit Polresta Medan
Tribun Medan/ Array Anarcho
Ketua Wartawan Unit Polresta Medan terpilih, Iwan Suherman saat serah terima jabatan dengan Ketua yang lama, Andi ATT 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN, MEDAN - Iwan Suherman, yang akrab disapa Iwan Padek terpilih sebagai Ketua Wartawan Unit Polresta Medan massa bakti 2016-2018. Wartawan harian Medan Pos ini terpilih setelah mengikuti pemilihan yang digelar di Press Room Polresta Medan Jalan HM Said, Medan Timur.

Dalam pemilihan kali ini, Iwan Padek mendapat 12 suara menggungguli kandidat lain Iwan Hermawan/Iwan Cepu, wartawan harian Andalas yang mendapat 6 suara. Usai pemilihan, Iwan yang bakal mulai melaksanakan program kerja Januari 2016 mendatang berjanji akan menyerap seluruh aspirasi rekan-rekan media.

"Terima kasih kepada kawan-kawan yang telah mempercayai saya untuk memimpin dua tahun ke depan. Program kerja yang pertama akan saya jalankan adalah membuat kegiatan-kegiatan rutin dan pertandingan antar sesama wartawan," katanya, Selasa (22/12/2015) sore.

Selain itu, kata Iwan Padek, ia juga akan membangun komunikasi dengan pejabat terkait guna kemudahan tugas rekan-rekan media di lapangan. Dalam kesempatan itu, Iwan juga memperkenalkan kepengurusan barunya.

Jabatan Wakil Ketua dipercayakan kepada Iwan Hermawan, yang akrab disapa Iwan Cepu, Sekretaris Dody Ferdy dari Harian Sindo dan Bendahara M Aribowo dari Harian Jurnal Asia. Sementara itu, mantan Ketua Wartawan Unit Polresta Medan, Andi Arya Tirtayasa atau Andi ATT menyatakan legowo atas terpilihnya Iwan Padek.

"Selamat kepada Iwan Padek. Semoga ke depan lebih baik dan saya memohon maaf atas kesalahan yang pernah saya buat selama ini," ungkapnya.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemilihan Suara (KPPS), Rikson Pardosi menyebut dalam pemilihan kali ini ada satu pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya. Kata Pardosi, satu suara itu dianggap abstain.

"Sejauh ini, pemilihan berjalan aman dan lancar. Dari total jumlah suara, satu orang dianggap abstain karena tidak menggunakan hak suaranya," kata Pardosi singkat.

(ray/tribun-medan.com)

Penulis: ArgusA
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help