TribunMedan/

Baru Berkenalan Dua Bulan, Ikut Simbolon Tega Renggut Kegadisan Ratih di Kamar Kosnya

Ratih terbuai bujuk rayu IS dan mau menuruti permintaan IS untuk datang ke kosnya. Di kos, IS melakukan aksi biadabnya.

Baru Berkenalan Dua Bulan, Ikut Simbolon Tega Renggut Kegadisan Ratih di Kamar Kosnya
Ilustrasi Pemerkosaan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan Elghazy

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ikut Simbolon (IS) yang berusia 18 tahun tidak berkutik saat digerebek orangtua Ratih (nama samaran) yang dirudapaksanya di dalam kos-kosan. IS tega merenggut kegadisan Ratih di kos-kosan di Jalan Seksama Gang Bersama Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Amplas.

Dengan kondisi setengah bugil, IS digelandang keluarga Ratih dan warga ke Mapolsek Patumbak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pada Rabu (23/12/2015) pukul 17.00 WIB lalu.

Di kantor polisi, IS mengaku baru mengenal Ratin kurun dua bulan. Ia berkenalan dengan gadis berumur 20 tahun itu via telepon seluler.

Ratih sendiri diketahui warga Jalan Seksama Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Amplas‬. Ratih terbuai bujuk rayu IS dan mau menuruti permintaan IS untuk datang ke kosnya. Di kos, IS melakukan aksi biadabnya.

"Saya kenalan sama dia (Ratih) semenjak dua bulan lewat no HP. Saya dapat nomor HPnya dari kawan. Lalu saya rayu dia untuk datang ke kos. Sampai di kos saya rayu dia dengan kata 'aku sayang sama kamu dan tidak akan meninggalkanmu' dia lalu mau kusetubuhi. Setelah saya setubuhi tiba-tiba bapaknya menggerebek ke kosku dan aku dibawa ke Polsek Patumbak," sebut IS pada polisi, Rabu (30/12/2015) petang

Kapolsek Patumbak, Ajun Komisaris Polisi, Wilson Bugner F Pasaribu, didampingi Kanit Reskrim Iptu Fery Kusnadi pada wartawan mengaku telah menahan IS. Penahanan dilakukan setelah saksi dan alat bukti yang sah lengkap.

"Tersangka resmi kita tahan, dengan barang bukti satu celana dalam yang di kenakan korban, dua pakaian yang di kenakan korban saat kejadian dan dua unit hp yang di gunakan pelaku dan korban untuk komunikasi," kata Wilson

Atas perbuatan IS dikenakan Pasal 293 tentang pencabulan dengan ancaman lima tahun penjara.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help