TribunMedan/
Home »

Sumut

Pengunjung Hillpark Mengamuk Tertipu Voucher Murah

"Semua orang uang udah kena tipu ngamuk lah. Yang dari Aceh itu yang ngamuk kali. Semua orang angkat tiket, penipuan-penipuan," katanya.

Pengunjung Hillpark Mengamuk Tertipu Voucher Murah
Tribun Medan/Abul Muamar
Para pengunjung Hillpark mengangkat tiket sebagai tanda kecewa karena merasa telah ditipu oleh voucher murah yang dijual oleh pihak Hillpark, Sibolangit, Deliserdang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Momentum liburan tahun baru dimanfaatkan para penyedia tempat rekreasi untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya.

Tak terkecuali bagi Hillpark Sibolangit, di Kabupaten Deliserdang. Hillpark menyediakan voucher murah seharga Rp 100 ribu untuk enam orang. Harga yang cukup murah karena pada hari biasa, tiket masuk Hillpark seharga Rp 70 ribu per orang.

Namun, apa yang terjadi kemudian benar-benar di luar harapan. Tepat di tanggal 1 Januari 2016, saat orang dari berbagai asal berduyun-duyun datang ke wahana permainan itu, voucher murah yang menggiurkan tadi nyatanya tak berlaku.

Keceriaan pengunjung yang telah lelah di perjalanan, seketika berubah merah padam.

Ganda, seorang pengunjung Hillpark yang datang dengan voucher, menceritakan, selain dirinya, banyak pengunjung yang juga mengamuk karena tidak dapat masuk dengan voucher yang dibelinya. (Baca: Ini Jawaban Hillpark Sibolangit Soal Penipuan Voucher Murah)

"Kami datang ke situ, dibilang mereka tanggal 1,2,3 (Januari) enggak berlaku. Jelas kami sangat kecewa dan kesal. Sudah jauh-jauh datang, macet, sampai sana rupanya enggak berlaku. Makanya semua orang ngamuk-ngamuk," ujarnya, Sabtu (2/1/2016).

Lebih lanjut dikatakan Ganda, dirinya membeli voucher tersebut di Plaza Medan Fair melalui salesman (penjual). Dalam voucher tersebut, tertulis voucher berlaku untuk enam orang. Tidak ada pemberitahuan bahwa voucher tidak berlaku untuk tahun baru.

"Kemarin salesnya bilang untuk Tahun Baru, lumayan. Cuma 100 ribu harganya bisa untuk enam orang. Ya, saya belilah. Kan lumayan. Sementra itu vouchernya itu cuma tertulis, 'Tidak berlaku untuk Lebaran pertama dan kedua.' Tidak berlaku untuk Tahun Baru, enggak ada ditulis di situ. Makanya kami ngamuk. Bukan kami aja. Semua orang uang udah kena tipu ngamuk lah. Ada lagi yang dari Aceh. Yang dari Aceh itu yang ngamuk kali. Semua orang angkat tiket, penipuan-penipuan," katanya.

Karena banyak pengunjung yang mengamuk, pihak Hillpark akhirnya mengembalikan uang dan menarik kembali voucher yang telah mereka jual.

Halaman
12
Penulis: Abul
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help