TribunMedan/

Seniman Ini Ciptakan "Ekstasi" Elektronik untuk Penggila Party

Sering kita mendengar ocehan bahwa pesta di hiburan malam atau party alias dugem indentik dengan narkoba, terutama ekstasi atau inex. Namun kali ini..

Seniman Ini Ciptakan
Poope’s Indiegogo

TRIBUN-MEDAN.com - Sering kita mendengar ocehan bahwa pesta di hiburan malam atau party alias dugem indentik dengan narkoba, terutama ekstasi atau inex. Namun kali ini beda, bisa dibilang ini perangkat pendukung party Anda, bukan narkoba, tapi "ekstasi" elektronik.

Seorang seniman dari Ceko, Jan Poope telah menciptakan sebuah eksperimen perangkat seni yang lain dari biasanya. Cara kerja perangkat musik ini dengan ditelan dan rasakan sensasi musik menghentak dari dalam tubuh.

Ya, Anda hanya perlu menelan benda yang dinamakan Audiopill ini dan menunggu efeknya muncul dari dalam tubuh.

Audiopill yang tertelan ini dapat menciptakan perasaan seperti Anda berdiri di tengah-tengah sebuah gedung konser dengan audio sistem yang kuat di dalam tubuh Anda sendiri.

Menurut laman Poope’s Indiegogo, pil bekerja dalam tiga ketukan yang telah ditetapkan, 95 BPM (No Pussy Blues), 130 BPM (Die Antwoord), and 143 BPM (M.I.A)

Setelah ditelan, membutuhkan waktu sekitar satu jam bagi Audiopill untuk melakukan perjalanan mulai dari bagian atas dari saluran pencernaan Anda.

Kemudian sensasi menggelegar, dimulai dari rasa sakit yang intensif di daerah panggul Anda.

"Saat rasa sakit berkurang, dentuman bass mulai terasa di otot perut.  Menciptakan perasaan enerjik, takjub dan gembira," ungkapnya.

Fase ini digambarkan sebagai rave, techno party 10 jam dan Anda tidak akan bisa berhenti, karena Audiopill tidak bisa diberhentikan tiba-tiba. Karena tidak ada tombol shut down.

Memang kedengarannya agak menyakitkan dan berbahaya. Dokter dan ahli polimer yang dikonsultasikan selama pembuatan perangkat benar-benar memperingatkan Poope

"Jangan pernah menelan sesuatu seperti ini," ungkapnya.

Dia mengatakan pengguna yang ingin melakukan ini harus menanggung sendiri risikonya.

"Kami merekomendasikan bahwa Anda harus memeriksa tinja Anda untuk memastikan perangkat telah berhasil melewati dan keluar dengan aman sekitar 48 jam," ungkap Poope di halamannya.

Penulis: Muhammad Tazli
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help