Ada Bulung Gadung Gat-gat di Restoran Terapung Tibrena

Menu ini membuat wisatawan luar kota hingga mancanegara menyambangi restoran makanan muslim ini.

Ada Bulung Gadung Gat-gat di Restoran Terapung Tibrena
Tribun Medan/Silfa Humairah
Bulung gadung gat-gat 

Laporan wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLANGIT - Beralamat di Jalan Beringin Kampung Wisata Dusun 1 Bandar Baru, Sibolangit, Sumatera Utara, restoran terapung Tibrena Mekar menambah deretan destinasi anda saat menyambangi lokasi objek wisata di Sibolangit.

Setelah menghabiskan waktu menjelajah objek wisata sekitar Sibolangit, tidak ada salahnya juga mencicipi makanan khas daerah Karo tersebut.

Ya, ada Bulung Gadung Gat-gat di list teratas pada buku menu di restoran tersebut.

Bulung gadung gat-gat adalah daun singkong, dicampur kacang ijo yang ditumbuk dan sering kali dipasangkan atau dicampur ikan sale dengan cara ditumbuk hingga hancur. Sayur ini yang menjadi favorit bagi orang Karo dimanapun mereka tinggal.

Menu tersebut membuat wisatawan luar kota hingga mancanegara menyambangi restoran makanan muslim ini.

Tempat makan ini jug amenjadi berkah bagi masyarakat beragama Islam. Pasalnya Sibolangit dan sekitarnya mayoritas non muslim dan banyak warung non halal seperti Babi Panggang Karo, tapi ada restoran terapung Tibrena Mekar jadi solusi.

Ramdan, pengunjung, menuturkan, baru pertama kali memakan sayur bulung gadung gat-gat.

"Bentuknya sedikit aneh karena pucat seperti sayur yang cuman ditumbuk-tumbuk hingga hancur. Tapi setelah dimakan teryata rasanya enak dan membuat makan jadi lahap. Rasanya murni rasa sayurnya tanpa ada campuran bumbu masakan dan kuah," katanya.

Pengelola, Asrayanti, menuturkan menu yang disajikan merupakan menu andalan Karo, seperti bulung gadung gat-gat. Tapi menu lainnya juga ada seperti ikan nila bakar Tibrena, ayam Bakar, ayam rica-rica, gado – Gado, nasi goreng, aneka mie, aneka gorengan.

"Menu bulung gadung gat-gat menjadi hidangan wajib yang kami sajikan sebagai bonus menu utama. Jadi misalnya pengunjung pesan ayam bakar atau ikan nila, kami sediakan pesanan tersebut dengan sepiring kecil bulung gadung gat-gat. Hal itu untuk memperkenalkan sayur daerah sini. Banyak yang suka sehingga memesan seporsi (bayar)," jelasnya. (sil/tribun-medan.com)

Penulis: Silfa Humairah
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved